Pipa Stainless Steel: Jenis, Keunggulan, dan Tips Memilih yang Tepat untuk Industri
Pipa Stainless Steel--foto; freepik
PRABUMULIHPOS.CO - Pipa stainless steel menjadi salah satu material logam yang paling banyak digunakan di berbagai sektor industri, mulai dari makanan dan minuman, farmasi, petrokimia, hingga konstruksi. Popularitas material ini tidak terlepas dari daya tahannya yang tinggi, ketahanan terhadap korosi, serta fleksibilitas penggunaannya dalam berbagai kondisi operasional.
Namun, sebelum memilih pipa stainless steel, terdapat sejumlah aspek penting yang perlu dipahami agar material yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
Dua Jenis Utama Pipa Stainless Steel
Secara umum, pipa stainless steel terbagi menjadi dua jenis utama, yakni seamless dan welded. Pipa seamless dibuat dari billet padat yang diproses tanpa sambungan, sehingga memiliki kekuatan struktur lebih tinggi dan sering digunakan untuk aplikasi bertekanan tinggi.
Sementara itu, pipa welded diproduksi dari lembaran stainless steel yang dibentuk dan dilas hingga menjadi pipa berongga. Jenis ini lebih ekonomis dan banyak digunakan pada aplikasi yang tidak memerlukan tekanan ekstrem, sekaligus menawarkan tampilan yang lebih rapi untuk kebutuhan estetika.
Pentingnya Dimensi dan Ukuran yang Tepat
Pemilihan ukuran pipa stainless steel tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Diameter luar, ketebalan dinding, serta diameter dalam harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem, terutama pada aplikasi yang melibatkan aliran fluida dan tekanan tertentu.
Kesalahan dalam menentukan ukuran dapat menyebabkan penurunan efisiensi aliran hingga risiko kerusakan sistem. Oleh karena itu, standar industri seperti ASTM dan ASME sering dijadikan acuan untuk memastikan spesifikasi pipa sesuai dengan kebutuhan teknis.
BACA JUGA:Trik Simpan Cabai agar Tahan Lebih Lama, Tak Cepat Busuk
Ketahanan Korosi Jadi Nilai Unggulan
Salah satu alasan utama penggunaan pipa stainless steel adalah ketahanannya terhadap korosi. Meski demikian, setiap grade memiliki tingkat perlindungan yang berbeda.
Grade 304 umum digunakan untuk kebutuhan standar, sedangkan 316 dikenal memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap lingkungan agresif, seperti paparan bahan kimia atau air laut, berkat kandungan molibdenum di dalamnya. Pemilihan grade yang tepat sangat menentukan umur pakai dan keandalan pipa dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


