disway

Batal Meluncur, Xiaomi Hentikan Proyek Ponsel Super Tipis 17 Air

Batal Meluncur, Xiaomi Hentikan Proyek Ponsel Super Tipis 17 Air

Batal Meluncur, Xiaomi Hentikan Proyek Ponsel Super Tipis 17 Air--Foto: Prabupos

PRABUMULIHPOS.CO - Proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air yang sebelumnya ramai diperbincangkan lewat bocoran gambar kini dipastikan tidak berlanjut dan batal memasuki tahap produksi massal.

Informasi awal mengenai perangkat ini pertama kali muncul dari seorang pembocor ternama di media sosial, yang menampilkan purwarupa cetakan teknik (engineering mould) Xiaomi 17 Air.

Dari bocoran tersebut, terlihat bahwa perangkat ini dirancang dengan ketebalan sekitar 5,5 mm serta mengusung layar berukuran 6,59 inci.

Dimensi tersebut menjadikannya lebih ramping dibanding sejumlah ponsel ultra-tipis lain di pasaran, termasuk iPhone Air yang selama ini dikenal sebagai acuan desain minimalis.

BACA JUGA:Acer Aspire Lite 14 AL14-37P: Desain Elegan, Performa Andal, Upgradeable

BACA JUGA:iQOO Z11 Turbo, Flagship Terjangkau dengan Kamera 200 MP dan Zoom 4x

Pada tahap prototipe, Xiaomi 17 Air tampak dibekali konfigurasi dua kamera belakang yang disusun secara horizontal—sebuah desain yang cukup tidak lazim untuk perangkat dengan bodi setipis itu.

Keputusan menghadirkan sistem dual-kamera mengindikasikan bahwa Xiaomi berupaya tetap mempertahankan kemampuan fotografi, meskipun ruang internal perangkat sangat terbatas.

Bocoran spesifikasi juga menyebutkan bahwa prototipe ini kemungkinan telah mendukung pengisian daya nirkabel serta menggunakan baterai berbasis teknologi silicon-carbon.

Teknologi tersebut kerap dikembangkan untuk meningkatkan kepadatan energi tanpa harus menambah ketebalan bodi secara signifikan.

BACA JUGA:Produksi Minyak Pertamina EP Zona 4 Naik 6,6 Persen Sepanjang 2025

BACA JUGA:Xiaomi 15 Ultra Masih Layak Diburu 2026? Bedah Kamera Leica dan Harga Bekasnya

Meski demikian, sejumlah laporan menyatakan bahwa Xiaomi memilih menghentikan pengembangan 17 Air sebelum memasuki tahap komersialisasi, dengan pertimbangan strategis dan teknis.

Salah satu faktor utama adalah respons pasar yang kurang positif terhadap tren ponsel super tipis, termasuk dari merek-merek besar seperti Apple dan Samsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: