Polres Prabumulih Rayakan Isra Mi’raj 1447 H, Tingkatkan Spiritualitas dan Integritas Anggota
Polres Prabumulih Rayakan Isra Mi’raj 1447 H, Tingkatkan Spiritualitas dan Integritas Anggota--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, KORANPRABUMULIHPOS.COM — Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih memanfaatkan momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H sebagai sarana untuk memperkuat iman, ketakwaan, serta pembentukan karakter mulia di kalangan personel.
Acara keagamaan ini digelar dengan khidmat di Masjid Nur Arifin Polres Prabumulih, Selasa (20/1/2026) pagi.
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., hadir bersama pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN), dan Bhayangkari. Kehadiran seluruh unsur keluarga besar Polres Prabumulih menjadi simbol komitmen bersama dalam meneladani nilai-nilai luhur Rasulullah SAW sebagai dasar moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan formal, melainkan kesempatan bagi setiap anggota untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi spiritual maupun profesional.
BACA JUGA:Kajari Baru Prabumulih Bersilaturahmi dengan Wali Kota, Siap Kawal Anggaran dan Korupsi
BACA JUGA:Harga Lebih Terjangkau, Apakah POCO C85 Lebih Worth It Dibanding REDMI 15C?
“Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam tugas anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKBP Bobby Kusumawardhana.
Suasana religius terasa lebih khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an berkumandang. Pembacaan ayat dilakukan oleh Brigadir Arum Pratiwi Galinging, S.H., sementara saritilawah dibawakan oleh Bripda M. Gilang Susena, S.P., yang mengajak jamaah merenungi teladan Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Toha, S.Ag., memaparkan makna dan hikmah Isra Mi’raj. Ia menjelaskan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, hingga menembus langit sebagai bukti kemuliaan yang dianugerahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
“Isra Mi’raj menunjukkan kedudukan agung Rasulullah SAW dan menjadi dasar bagi umat Islam untuk menunaikan shalat lima waktu,” jelas Ustadz Ahmad Toha.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Raih Predikat A Pelayanan Publik, Sekda Ingatkan ASN Tetap Profesional
BACA JUGA:Marak Aksi Lempar Batu, Kecamatan Prabumulih Selatan Bentuk Tim Pengamanan Swakarsa
Ustadz Ahmad juga menceritakan pertemuan Rasulullah SAW dengan para nabi di setiap lapisan langit, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh. Perjalanan ini mengandung pesan spiritual tentang ketaatan, kesabaran, serta kepemimpinan yang berlandaskan iman.
Puncak Isra Mi’raj adalah ditetapkannya perintah shalat lima waktu, yang menjadi tiang agama sekaligus sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


