disway

ASUS ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis Bertenaga AI untuk Profesional Modern

ASUS ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis Bertenaga AI untuk Profesional Modern

ASUS ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis Bertenaga AI untuk Profesional Modern--Foto: Prabupos

PRABUMULIHPOS.CO - ASUS resmi memperkenalkan seri ExpertBook PM5 G2 dengan prosesor AMD dalam dua ukuran layar, yakni 14 inci dan 16 inci, di ajang CES 2026 bulan Januari ini.

Laptop bisnis terbaru ini dirancang khusus untuk profesional modern dan pemimpin UKM yang membutuhkan komputasi berbasis AI, mobilitas tinggi, serta keamanan setara standar enterprise.

Peluncuran ExpertBook PM5 G2 menegaskan komitmen ASUS untuk menghadirkan perangkat kerja yang sesuai dengan tren transformasi digital dan penerapan AI dalam bisnis.

Dengan kombinasi prosesor AMD Ryzen™ AI terbaru, desain ringan, serta fitur keamanan menyeluruh, laptop ini cocok bagi perusahaan yang menuntut produktivitas konsisten di berbagai kondisi kerja, termasuk skema hybrid.

BACA JUGA:Spesifikasi Samsung Galaxy S25 FE Bocor, Ini Detail Lengkapnya

BACA JUGA:Anker Nano Charger 45W Langsung Diskon Meski Baru Rilis, Harga Turun dan Makin Praktis

ASUS menekankan bahwa ExpertBook PM5 G2 adalah solusi untuk meningkatkan kecepatan, kecerdasan, dan efisiensi kerja tim.

Laptop ini tidak hanya mengandalkan spesifikasi tinggi, tetapi juga memanfaatkan integrasi AI untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari kolaborasi jarak jauh hingga pengolahan data berskala besar.

Performa Optimal untuk Tugas Berbasis AI

ExpertBook PM5 G2 dilengkapi prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX, yang dirancang untuk menangani beban kerja generasi berikutnya.

Dengan performa hingga 55 NPU TOPS, laptop ini mampu menjalankan proses AI lebih cepat dan efisien secara lokal tanpa selalu bergantung pada cloud.

BACA JUGA:Nokia C210 vs Samsung Galaxy A15, Mana Ponsel Terjangkau yang Lebih Layak Dibeli?

BACA JUGA:Nokia N75 Max Pro 5G, Flagship Tangguh dengan Baterai Raksasa dan Kamera 200MP

Dukungan memori DDR5 hingga 96GB memungkinkan multitasking berat, seperti menjalankan banyak aplikasi bisnis, mengolah data besar, atau melakukan analisis AI secara bersamaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: