Besi untuk Bangunan: Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya
Besi untuk Bangunan: Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya--Foto: Prabupos
PRABUMULIHPOS.CO - Renovasi atau pembangunan rumah biasanya dilakukan ketika beberapa bagian rumah mulai rusak parah, misalnya atap yang bocor di banyak titik, kebutuhan akan kamar tambahan, atau keinginan mengganti model rumah.
Renovasi bisa bersifat sebagian atau total. Renovasi sebagian umumnya membutuhkan waktu dan biaya yang lebih sedikit.
Sementara itu, renovasi total berarti rumah lama dibongkar sepenuhnya dan dibangun kembali menjadi rumah baru.
Saat merencanakan renovasi, penting untuk memahami jenis-jenis besi yang biasa digunakan. Berikut penjelasannya:
BACA JUGA:Stainless vs Plastik: Mana Toren Air yang Paling Tepat untuk Kebutuhan Rumah Tangga?
BACA JUGA:Bocoran: Motorola Razr Fold dan Signature Dapat Edisi FIFA
1. Pipa Besi
Pipa besi dibuat dari baja dan banyak ditemukan di toko bahan bangunan. Bentuknya panjang dan bulat dengan warna hitam khas.
Pipa besi biasanya digunakan untuk menyalurkan bahan mudah terbakar, seperti gas, minyak, atau oli.
Jenis besi ini umum dipakai pada bangunan berskala besar, termasuk pabrik dan fasilitas industri.
2. Besi Beton
Besi beton, atau sering disebut besi penulangan, cukup kuat untuk menopang pondasi bangunan kecil seperti rumah tinggal.
Besi ulir, yang permukaannya diberi rol sehingga berbentuk ulir, memberikan ikatan lebih baik antara tulangan dan beton.
BACA JUGA:Musrenbang 2026, Warga RKT Dorong Perbaikan Jalan dan Normalisasi Sungai
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


