Masih Jadi Favorit? Ini Kelebihan dan Kekurangan Genteng Tanah Liat di 2026
Masih Jadi Favorit? Ini Kelebihan dan Kekurangan Genteng Tanah Liat di 2026--
PRABUMULIHPOS.CO - Genteng tanah liat tetap menjadi pilihan utama banyak pemilik rumah di Indonesia pada 2026. Di tengah maraknya material atap modern seperti metal, uPVC, dan beton, material tradisional ini masih dipercaya karena daya tahannya serta kemampuannya menjaga suhu ruangan tetap stabil di iklim tropis.
Berikut ulasan lengkap mengenai harga, keunggulan, kelemahan, hingga pertimbangan teknis sebelum menggunakan genteng tanah liat.
Harga Genteng Tanah Liat Tahun 2026
Di pasaran, harga genteng tanah liat relatif stabil dan masih tergolong ekonomis dibandingkan jenis keramik premium.
Berikut kisaran harga terbaru:
- Genteng standar/kodok: Rp1.500 – Rp2.500 per buah
- Genteng plentong: Rp2.000 – Rp3.500 per buah
- Genteng kualitas premium atau finishing glasur: Rp3.000 – Rp6.500 per buah
BACA JUGA:Kanopi Besi Hollow: Kuat, Terjangkau, dan Mudah Dipasang
BACA JUGA:Baja Ringan vs Besi Hollow: Perbandingan Lengkap untuk Rangka Kanopi
Harga dapat berbeda tergantung daerah, kualitas produksi, dan biaya distribusi. Untuk kebutuhan satu rumah tipe 36–45, estimasi total material bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung luas atap dan model bangunan.
Kelebihan Genteng Tanah Liat
1. Daya Tahan Lama
Genteng tanah liat dikenal mampu bertahan hingga puluhan tahun. Jika dipasang dengan benar dan dirawat secara berkala, usia pakainya bisa mencapai 40–50 tahun.
2. Efisiensi Peredaman Panas
Material tanah liat memiliki sifat alami yang tidak mudah menyerap panas berlebih. Selain itu, pemasangan yang berlapis menciptakan rongga udara sehingga membantu sirkulasi dan menjaga suhu ruangan lebih sejuk.
3. Lebih Senyap Saat Hujan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


