Baja Ringan: Tahan Lama atau Hanya Mitos Anti Karat?
Baja Ringan: Tahan Lama atau Hanya Mitos Anti Karat?--Foto: Prabupos
PRABUMULIHPOS.CO - Baja ringan kini semakin banyak digunakan untuk berbagai konstruksi, mulai dari rangka atap, kanopi, hingga teras rumah.
Material ini diminati karena bobotnya yang ringan, proses pemasangan yang cepat, dan harga yang relatif terjangkau.
Meski begitu, masih banyak orang yang bertanya-tanya: apakah baja ringan benar-benar tidak bisa berkarat?
Secara umum, baja ringan memiliki ketahanan terhadap korosi. Hal ini karena materialnya dilapisi dengan pelindung berupa seng (zinc), aluminium, atau campuran keduanya yang dikenal sebagai zincalume.
Lapisan ini berfungsi untuk melindungi inti baja dari kontak langsung dengan air dan udara, yang menjadi penyebab utama karat.
BACA JUGA:5 Ide Dinding Teras Rumah yang Bikin Fasad Lebih Menawan
BACA JUGA:Baja Ringan atau Hollow? Panduan Lengkap untuk Konstruksi Rumah Modern
Pelapisan galvanis atau zincalume inilah yang membuat baja ringan lebih unggul dibandingkan besi biasa. Selama lapisan pelindung tetap utuh, risiko korosi relatif rendah.
Oleh karena itu, baja ringan menjadi pilihan populer untuk hunian di daerah tropis yang memiliki kelembapan tinggi.
Meski demikian, baja ringan tidak sepenuhnya kebal terhadap karat.
Korosi tetap bisa muncul jika lapisan pelindung tergores, mengelupas, atau terpapar kondisi ekstrem, seperti daerah pesisir dengan kadar garam tinggi.
Penggunaan material berkualitas rendah juga dapat mempercepat proses karat.
BACA JUGA:Desain Pagar Kawat Harmonika Modern: Simpel, Kuat, dan Sedap Dipandang
BACA JUGA:Tren Teras Minimalis 2026, Atap Baja Ringan Jadi Favorit Hunian Modern
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
