PEP Zona 4 Sapu Bersih PROPER Hijau, Bukti Operasi Migas Ramah Lingkungan
PEP Zona 4 Sapu Bersih PROPER Hijau, Bukti Operasi Migas Ramah Lingkungan--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – PT Pertamina EP Zona 4 kembali mencatat prestasi dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan berhasil meraih penghargaan PROPER Hijau di seluruh wilayah kerjanya dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut mencakup tujuh wilayah kerja, yaitu Prabumulih Field, Limau Field, Adera Field, Pendopo Field, Ramba Field, PHE Ogan Komering Field, dan PHE Raja Tempirai Field. Penganugerahan ini dilaksanakan pada 7 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah.
Capaian ini menunjukkan bahwa PEP Zona 4 tidak hanya memenuhi standar kepatuhan lingkungan yang ditetapkan pemerintah, tetapi juga mampu melampauinya melalui berbagai inovasi serta penerapan praktik keberlanjutan di lapangan.
Predikat PROPER Hijau diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengintegrasikan pengelolaan lingkungan ke dalam sistem bisnis secara menyeluruh.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Targetkan 75 Hektare Jagung di 2026, Optimalkan Lahan Tidur
BACA JUGA:Siswa SD di Tanjung Menang Raih Medali di Ajang Karate FORKI Sumsel
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja atas pencapaian tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi hulu migas yang berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Pencapaian tersebut juga tidak lepas dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Di sektor hulu migas, program ini dikenal sebagai Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), yang dijalankan di setiap wilayah kerja untuk mendorong pertumbuhan bersama antara perusahaan dan masyarakat sekitar dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
BACA JUGA:Crystal Blast 2026: Game Penghasil Saldo DANA atau Sekadar Hiburan?
BACA JUGA:Siswa SD di Tanjung Menang Raih Medali di Ajang Karate FORKI Sumsel
Berbagai program inovatif telah dijalankan di sejumlah wilayah kerja, terutama yang berfokus pada pengelolaan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Di Prabumulih, Ogan Komering, dan Limau Field, limbah diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di Prabumulih, misalnya, sampah plastik dimanfaatkan menjadi wadah penampung getah karet bagi petani melalui program SIKOK SELINGKAR.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
