Warga Desa Pangkul Harap Jembatan Segera Diperbaiki, Pemkot Turun Tangan
Warga Desa Pangkul Harap Jembatan Segera Diperbaiki, Pemkot Turun Tangan--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO — Aspirasi warga Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, akhirnya mulai mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah.
Keluhan masyarakat mengenai kondisi jembatan penghubung yang selama ini menjadi akses utama kegiatan sehari-hari kini ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Prabumulih.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama jajaran Pemkot telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan yang berada di Dusun II Desa Pangkul tersebut. Jembatan itu selama ini menjadi jalur penting, terutama bagi para petani dalam mengangkut hasil pertanian menuju Kelurahan Sindur.
Kunjungan lapangan ini merupakan langkah lanjutan dari usulan yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah desa kepada Wali Kota Prabumulih.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Percepat Pembangunan 45 Koperasi Merah Putih
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Salurkan Cadangan Pangan 2026, Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga
Kepala Desa Pangkul, Jakaria Yadi, SH, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat dari pemerintah daerah terhadap aspirasi warga.
“Ini merupakan tindak lanjut dari proposal yang kami ajukan kepada Bapak Wali Kota Prabumulih. Alhamdulillah, keluhan masyarakat akhirnya didengar dan segera direspons,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut memiliki fungsi yang sangat penting bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai jalur utama petani untuk membawa hasil kebun, jembatan ini juga menjadi akses alternatif yang menghubungkan Desa Pangkul dengan Kelurahan Sindur.
Apabila perbaikan atau pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan, masyarakat diperkirakan akan merasakan manfaat yang besar, terutama dalam hal kemudahan mobilitas dan peningkatan kegiatan ekonomi.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Salurkan Cadangan Pangan 2026, Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga
BACA JUGA:Pelaku Curanmor Mahasiswi di Prabumulih Dibekuk, Motor Sempat Dijual ke PALI
“Jika ke depan jembatan ini diperbaiki atau dibangun, tentu akan sangat membantu warga dalam beraktivitas dan mencari penghasilan. Jalur ini juga lebih dekat sebagai akses menuju Sindur,” tambahnya.
Jakaria juga menyebutkan bahwa tingkat penggunaan jembatan tersebut cukup tinggi setiap harinya. Diperkirakan sekitar 300 kepala keluarga melintasi jalur itu untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja hingga mengangkut hasil pertanian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
