Usai Dirawat Pasca Operasi, Pria 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di RS

Usai Dirawat Pasca Operasi, Pria 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di RS

Usai Dirawat Pasca Operasi, Pria 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di RS--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di salah satu rumah sakit di Kota Prabumulih pada Selasa dini hari (28/4/2026).

Seorang pasien yang tengah menjalani perawatan dilaporkan meninggal dunia setelah ditemukan di kamar mandi ruang rawat sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa ini pun cepat menarik perhatian masyarakat setelah kabarnya menyebar.

Korban berinisial MI (62), diketahui merupakan warga Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban sebelumnya menjalani perawatan pasca operasi di rumah sakit tersebut.

Korban pertama kali dirawat sejak Kamis (23/4/2026), ketika ia diantar oleh anaknya untuk menjalani tindakan operasi. Setelah operasi dilakukan, pasien sempat mendapatkan perawatan di ruang ICU sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap kelas III dalam tahap pemulihan.

BACA JUGA:Disnaker Prabumulih Pulangkan PMI Nonprosedural dari Malaysia, Setelah Sempat Ditahan Setahun

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Bergerak Cepat Tangani Kasus KDRT, Korban Dapat Pendampingan Penuh

Selama dirawat, korban tidak pernah sendirian dan selalu ditemani oleh keluarganya, khususnya sang anak. Namun pada dini hari kejadian, anak korban terbangun dan mendapati ayahnya tidak berada di tempat tidur. Rasa khawatir membuatnya segera mencari ke sekitar ruangan hingga ke kamar mandi.

Saat itu, pintu kamar mandi diketahui terkunci dari dalam. Setelah berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tergantung menggunakan sehelai kain batik.

Keluarga kemudian segera meminta bantuan tenaga medis, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan rumah sakit dan kepolisian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Tim dari SPKT, Reskrim, serta Inafis melakukan olah TKP, mengamankan area, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta barang bukti.

Hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Kendati demikian, penyelidikan tetap dilanjutkan guna memastikan secara pasti penyebab kejadian.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat berwenang agar situasi tetap kondusif.

Di sisi lain, keluarga korban dikabarkan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Jenazah pun telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Hingga kini, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi secara rinci, namun memastikan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan kepolisian dalam proses penyelidikan yang masih berjalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait