Cuaca Panas Ekstrem di Prabumulih, Dinkes Ingatkan Bahaya Heat Stroke
Cuaca Panas Ekstrem di Prabumulih, Dinkes Ingatkan Bahaya Heat Stroke--
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Masyarakat Kota Prabumulih belakangan merasakan suhu udara yang jauh lebih panas dari biasanya. Kondisi terik terutama pada siang hingga sore hari membuat aktivitas warga menjadi kurang nyaman dan menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem.
Salah seorang warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Cahyani, mengaku kini lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Ia mengatakan panas matahari terasa sangat menyengat sehingga dirinya memilih menggunakan jaket dan masker ketika bepergian.
Menurutnya, jika tidak memiliki keperluan penting, ia lebih memilih berada di rumah demi menghindari paparan panas berlebih.
Fenomena suhu panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir juga mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan yang dapat muncul akibat cuaca panas ekstrem.
BACA JUGA:Inovasi Pelayanan BRI Prabumulih, Nasabah Kini Bisa Transaksi Lebih Praktis dan Cepat
BACA JUGA:Pertamina EP Zona 4 Temukan Potensi Besar di Sumur LBK-030, Produksi Tembus 3.073 BOPD
Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, menjelaskan bahwa suhu udara yang tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang sering bekerja atau beraktivitas di luar ruangan.
Ia menuturkan, paparan panas berlebih berpotensi menyebabkan dehidrasi, kelelahan akibat panas, heat stroke atau sengatan panas, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan. Bahkan, kondisi tersebut juga dapat memperparah penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan asma.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih setidaknya delapan gelas setiap hari meskipun tidak merasa haus. Selain itu, warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB saat suhu berada pada kondisi paling panas.
Dinas Kesehatan turut mengingatkan masyarakat agar mengenakan pakaian yang nyaman, ringan, dan mudah menyerap keringat. Penggunaan pelindung seperti topi, payung, dan tabir surya juga disarankan ketika harus beraktivitas di bawah terik matahari.
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Terima Kunjungan Dirut Pertamina Gas, Bahas Optimalisasi Jargas
BACA JUGA:1.061 Koperasi Merah Putih Diresmikan, Presiden Tekankan Penguatan Ekonomi Rakyat
Warga pun diimbau menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi serta memperbanyak buah dan sayuran guna membantu menjaga daya tahan tubuh selama cuaca panas berlangsung.
Selain itu, masyarakat diminta tidak meninggalkan anak-anak maupun lansia di dalam kendaraan yang tertutup karena suhu di dalam mobil dapat meningkat drastis dan membahayakan keselamatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
