Kesadaran Keluarga Berencana di Prabumulih Meningkat, Ini Data Terbarunya

Kesadaran Keluarga Berencana di Prabumulih Meningkat, Ini Data Terbarunya

Kesadaran Keluarga Berencana di Prabumulih Meningkat, Ini Data Terbarunya--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.COProgram Keluarga Berencana (KB) di Kota Prabumulih menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2026. Hingga April lalu, jumlah peserta KB baru tercatat mencapai 21.589 akseptor atau sekitar 16,33 persen dari total target sebanyak 133.636 peserta.

Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kota Prabumulih, Eti Agustina menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap program KB terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Menurutnya, program KB tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga.

BACA JUGA:Pria Muara Enim Dibekuk Tekab Prabumulih, Idul Adha Terancam di Penjara

BACA JUGA:Polisi Bongkar Pesta Sabu di Prabumulih, 24 Paket Barang Bukti Disita

“Kesadaran masyarakat di Prabumulih terhadap pentingnya program KB terus bertambah. Ini menjadi hal positif bagi pembangunan keluarga yang lebih berkualitas,” ungkapnya.

Dari data yang ada, metode kontrasepsi suntik masih menjadi pilihan terbanyak masyarakat. Jumlah pengguna metode tersebut mencapai 15.291 peserta dari target 52.474 akseptor atau sekitar 18,54 persen.

Sementara itu, penggunaan pil KB tercatat sebanyak 5.347 peserta dari sasaran 33.690 akseptor dengan capaian 15,87 persen. Untuk penggunaan kondom, jumlah peserta mencapai 1.654 orang dari target 10.414 peserta atau sekitar 15,88 persen.

Selain metode jangka pendek, kontrasepsi jangka panjang juga mengalami peningkatan. Penggunaan implant tercatat sebanyak 6.859 peserta dari target 40.571 akseptor atau mencapai 16,91 persen.

BACA JUGA:Inovasi Pelayanan BRI Prabumulih, Nasabah Kini Bisa Transaksi Lebih Praktis dan Cepat

BACA JUGA:Prabumulih Gerak Cepat Hadapi El Nino 2026, Tanam Padi Jadi Strategi Utama

Sedangkan metode Intra Uterine Device (IUD) digunakan oleh 4.644 peserta dari total sasaran 40.748 peserta dengan persentase capaian sebesar 11,40 persen.

Eti menambahkan, pihaknya bersama sejumlah instansi terkait akan terus memperluas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat program KB bagi kesehatan keluarga dan masa depan anak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: