Gas Kota Prabumulih Mati Bergilir Mulai 8 Juni, Warga Diminta Siapkan LPG

Gas Kota Prabumulih Mati Bergilir Mulai 8 Juni, Warga Diminta Siapkan LPG

Gas Kota Prabumulih Mati Bergilir Mulai 8 Juni, Warga Diminta Siapkan LPG--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pelanggan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kota Prabumulih diimbau untuk mempersiapkan sumber energi alternatif menyusul rencana penghentian sementara aliran gas yang akan dilakukan mulai 8 hingga 30 Juni 2026.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari program perawatan fasilitas serta penyesuaian sistem distribusi yang dilaksanakan oleh PD Petro Prabu guna menjaga kualitas, keamanan, dan keandalan layanan gas bagi masyarakat.

Sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat, PD Petro Prabu menggelar sosialisasi di Gedung Kesenian Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, perangkat kelurahan, ketua RT/RW, hingga pelanggan jaringan gas rumah tangga.

Direktur PD Petro Prabu, Ir. Heriyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas distribusi gas sekaligus memastikan sistem berjalan lebih aman dan efisien.

BACA JUGA:Disway Bangun Gedung Baru, Jadi Pusat Kolaborasi Media dan Olahraga di Surabaya

BACA JUGA:Rig PDSI#05.2 Buktikan Kinerja Unggul, Sumur TLJ-A38 Hasilkan Produksi Migas Tinggi

Menurutnya, program tersebut mencakup penutupan Metering Regulating Station (MRS) serta evaluasi menyeluruh terhadap jaringan distribusi gas kota yang akan dilakukan secara bertahap sepanjang Juni 2026.

"Pelaksanaan perawatan dan evaluasi jaringan dijadwalkan berlangsung mulai 8 hingga 30 Juni 2026," ujar Heriyanto.

Ia menjelaskan, selama masa pekerjaan berlangsung, pasokan gas akan dihentikan sementara pada jam-jam tertentu. Untuk hari kerja, penghentian aliran dilakukan mulai pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB. Sedangkan pada akhir pekan atau hari libur, penghentian berlangsung dari pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB.

Dengan adanya jadwal tersebut, masyarakat disarankan menyiapkan kebutuhan energi alternatif, seperti tabung LPG, guna menunjang aktivitas memasak selama pasokan gas tidak tersedia.

BACA JUGA:Pemdes Kemang Tanduk Benahi Drainase Dusun III, Antisipasi Banjir dan Percantik Lingkungan

BACA JUGA:Satresnarkoba Prabumulih Ringkus Pengedar Sabu, Lima Paket Barang Bukti Disita

Imbauan serupa juga disampaikan kepada pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta para pelaku usaha kuliner yang bergantung pada jaringan gas dalam operasional sehari-hari.

Setelah proses penutupan selesai, Petro Prabu akan melakukan tahapan normalisasi jaringan melalui proses pendorongan gas (blow) dari stasiun distribusi menuju jaringan pelanggan. Namun, pemulihan pasokan diperkirakan tidak terjadi secara bersamaan di seluruh wilayah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: