Dua Kades Asal Prabumulih Asah Kompetensi Kepemimpinan Lewat Program di Universitas Indonesia
Dua Kades Asal Prabumulih Asah Kompetensi Kepemimpinan Lewat Program di Universitas Indonesia--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Dua kepala desa dari Kota Prabumulih mendapat kesempatan mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I yang mengusung tema "Pemerintahan Desa Berdampak". Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Purnomo, Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Peserta dari Prabumulih terdiri atas Kepala Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Asmedi C. Adam, SH, MM, dan Kepala Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Sahril Kanedi.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam aspek kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Asmedi C. Adam yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Kota Prabumulih menyampaikan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari program nasional tersebut.
Menurutnya, kesempatan belajar di lingkungan akademik Universitas Indonesia menjadi pengalaman berharga untuk memperkaya pengetahuan sekaligus memperkuat kemampuan dalam memimpin desa.
BACA JUGA:Hari Bhayangkara ke-80, Polres Prabumulih Gelar Doa Lintas Agama Demi Keamanan dan Kedamaian
BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Pangkul
"Melalui kegiatan ini, kami bisa menambah wawasan, berbagi pengalaman dengan kepala desa dari berbagai daerah, serta memperoleh ilmu yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desa," ungkap Asmedi.
Program yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri tersebut menghadirkan berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, hingga strategi pembangunan desa berkelanjutan yang dipadukan dengan pendekatan akademik.
Saat membuka kegiatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi. Menurutnya, pengalaman para kepala desa dalam menjalankan pemerintahan di lapangan perlu diperkaya dengan hasil penelitian, ilmu pengetahuan, dan inovasi dari dunia akademik agar mampu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif.
Ia menilai sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk menciptakan pemerintahan desa yang adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam pelayanan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Pangkul
BACA JUGA:Ketua DPRD Prabumulih Beri Suntikan Semangat, Atlet Pencak Silat Siap Berlaga di O2SN Sumsel
Melalui Program Kepala Desa Masuk Kampus, Kementerian Dalam Negeri berharap para kepala desa semakin siap menghadapi tantangan pembangunan, memiliki kepemimpinan yang lebih kuat, serta mampu mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
