Fraksi DPRD Prabumulih Desak Pemkot Benahi SPMB dan Tambah Ruang Kelas
Fraksi DPRD Prabumulih Desak Pemkot Benahi SPMB dan Tambah Ruang Kelas--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Isu pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu pembahasan penting dalam Rapat Paripurna Ke-XXIV Masa Persidangan III DPRD Kota Prabumulih yang berlangsung di ruang rapat paripurna, Rabu (1/7/2026).
Dalam rapat tersebut, sejumlah fraksi memberikan berbagai masukan kepada Pemerintah Kota Prabumulih terkait peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya mengenai keterbatasan daya tampung sekolah dan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Pandangan tersebut disampaikan saat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2025.
Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Suherli Berlian, menilai pemerintah perlu lebih memprioritaskan pembangunan ruang kelas baru di sekolah-sekolah yang telah beroperasi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi paling cepat untuk mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah dalam menerima peserta didik.
BACA JUGA:BMKG Prediksi Cuaca Sumsel 1 Juli 2026: Prabumulih Berpotensi Hujan Ringan, Palembang Berawan
BACA JUGA:Semarak Hari Bhayangkara ke-80 di Prabumulih, Ribuan Warga Ikut Bakti Sosial hingga Donor Darah
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mengusulkan pembangunan unit sekolah baru apabila kebutuhan di lapangan memang sudah mendesak, terutama di kawasan dengan jumlah penduduk yang terus bertambah seperti Muaradua dan Gunung Ibul.
"Apabila memang sangat dibutuhkan, pembangunan sekolah baru perlu segera direalisasikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal dan seluruh anak memperoleh kesempatan pendidikan yang layak," ujar Suherli.
Tak hanya persoalan infrastruktur pendidikan, Fraksi PDI Perjuangan turut menyoroti pelaksanaan SPMB untuk jenjang SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah. Fraksi tersebut meminta adanya evaluasi menyeluruh agar proses penerimaan siswa baru berjalan secara objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.
Menurut mereka, sistem penerimaan yang berintegritas sangat penting untuk menjamin hak masyarakat memperoleh akses pendidikan tanpa diskriminasi. Pemerintah Kota Prabumulih pun diharapkan segera melakukan penyempurnaan sistem agar tidak lagi memunculkan polemik di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Sumur Minyak Rakyat di Muba Terbakar Saat Pengeboran, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pandangan serupa disampaikan Fraksi Partai Demokrat. Melalui juru bicaranya, Iswanto, fraksi tersebut mendorong pemerintah daerah menambah jumlah sekolah baru apabila kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan yang terus meningkat.
Menurut Fraksi Demokrat, penambahan sekolah akan membantu mengurangi penumpukan siswa di sejumlah sekolah favorit sekaligus memperluas pemerataan layanan pendidikan di seluruh wilayah Kota Prabumulih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
