PLCLP 2026 Resmi Ditutup, 100 Pemuda Sumsel Siap Hadapi Dunia Kerja Berbekal Sertifikasi dan Pengalaman
PLCLP 2026 Resmi Ditutup, 100 Pemuda Sumsel Siap Hadapi Dunia Kerja Berbekal Sertifikasi dan Pengalaman--Pertamina
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 secara resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) 2026.
Selama 16 hari, sebanyak 100 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan mendapatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pelatihan kompetensi kerja sebagai bekal memasuki dunia industri.
Penutupan program berlangsung di Markas Komando Yon Zipur 2/Samara Grawira (SG), Prabumulih, Kamis (16/7/2026). Suasana penuh haru menyelimuti acara tersebut ketika ratusan keluarga hadir untuk menyambut para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan sejak 1 Juli 2026.
Momen emosional terlihat ketika Alifta Rido (17), peserta asal Kabupaten Muara Enim, langsung memeluk kedua orang tuanya usai upacara penutupan. Setelah lebih dari dua pekan menjalani pelatihan intensif, pertemuan itu menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus kebahagiaan.
BACA JUGA:Pertamina Corporate University Gandeng IDTC, Perkuat Kompetensi SDM Pengeboran Migas
BACA JUGA:Pertamina Drilling Bekali Pekerja Baru Lewat Program PD-Matrix di IDTC
Ibunda Alifta, Medriwati, mengaku bangga melihat putranya berhasil menuntaskan pelatihan juru ikat beban (rigger) hingga memperoleh sertifikat kompetensi. Menurutnya, pencapaian tersebut membuka harapan baru bagi masa depan sang anak.
"Alhamdulillah, saya sangat bangga. Semoga sertifikat dan ilmu yang didapat menjadi jalan bagi Alif memperoleh pekerjaan yang baik, terutama di sektor migas," ujarnya dengan penuh haru.
Alifta, lulusan SMK jurusan pengelasan, mengaku pelatihan tersebut telah meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membentuk karakter yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan percaya diri.
Ia berharap pengalaman selama mengikuti PLCLP dapat menjadi modal saat melamar pekerjaan di perusahaan migas.
BACA JUGA:Safety Leadership Jadi Motor Utama, Pertamina Drilling Bidik Zero LTI
BACA JUGA:Pertamina EP Zona 4 Temukan Potensi Besar di Sumur LBK-030, Produksi Tembus 3.073 BOPD
"Saya ingin membuktikan bahwa bekal ilmu dan sertifikat yang saya peroleh bisa membantu saya bersaing di dunia kerja," katanya.
Cerita inspiratif lainnya datang dari Muflihati Zakia (20), peserta asal Kota Prabumulih yang akrab disapa Caca. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang mengikuti pelatihan teknisi montir sepeda motor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
