Kemarau Ekstrem Melanda Prabumulih, Warga Diingatkan Tak Bakar Sampah dan Lahan
Kemarau Ekstrem Melanda Prabumulih, Warga Diingatkan Tak Bakar Sampah dan Lahan--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota Prabumulih memperketat kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran lahan dan permukiman di tengah kondisi musim kemarau serta cuaca yang cukup ekstrem.
Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, SKom MM, meminta masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menghindari segala bentuk aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Larangan tersebut mencakup pembakaran sampah, pembukaan lahan menggunakan api hingga aktivitas pembakaran lainnya yang berisiko menimbulkan kebakaran.
Menurut Franky, kondisi kemarau membuat vegetasi dan material di lahan terbuka menjadi lebih mudah terbakar. Situasi itu dapat semakin berbahaya apabila disertai suhu tinggi dan hembusan angin yang cukup kencang.
JUGA:8 Ton Jagung Poktan Sinar Jaya Prabumulih Dikirim ke Bulog, Tanam Raya Segera Digelar
BACA JUGA:Asah Motorik dan Kognitif, TK IT Shoutul Quran Prabumulih Kemas Belajar Hijaiyah dengan Asyik
"Cuaca saat ini ekstrem dan memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran yang bisa menimbulkan titik api," kata Franky.
Ia menjelaskan, api yang berasal dari aktivitas pembakaran sederhana bisa saja menyebar dengan cepat apabila berada di sekitar rumput kering, semak belukar maupun lahan terbuka.
Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran untuk membersihkan sampah ataupun lahan, terutama di lokasi yang berdekatan dengan rumah dan kawasan permukiman.
Pencegahan dinilai penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Kebakaran tidak hanya dapat merusak lahan, tetapi juga berpotensi mengancam rumah warga, perkebunan serta aset lain yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.
"Jangan sampai api kecil kemudian merambat dan sulit dikendalikan. Kita tentu ingin keselamatan masyarakat tetap terjaga, termasuk rumah, kebun dan lahan yang menjadi sumber penghasilan warga," ujarnya.
BACA JUGA:Asah Motorik dan Kognitif, TK IT Shoutul Quran Prabumulih Kemas Belajar Hijaiyah dengan Asyik
BACA JUGA:Asah Motorik dan Kognitif, TK IT Shoutul Quran Prabumulih Kemas Belajar Hijaiyah dengan Asyik
Selain ancaman terhadap keselamatan dan aset, kebakaran lahan juga dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan. Asap yang dihasilkan dari pembakaran dapat mengganggu kualitas udara dan berisiko menimbulkan masalah kesehatan, khususnya gangguan pada sistem pernapasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
