Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki D Tracker 150, Supermoto Ringan yang Masih Menarik
Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki D Tracker 150, Supermoto Ringan yang Masih Menarik--Kawasaki
PRABUMULIHPOS.CO - Kawasaki D Tracker 150 mempunyai karakter yang cukup unik di pasar motor Indonesia. Motor ini bukan motor sport biasa dan bukan pula trail murni.
D Tracker 150 berada di tengah dengan konsep supermoto yang membuatnya bisa digunakan untuk jalan aspal tetapi tetap mempunyai kemampuan melewati jalan yang kurang bagus.
Kelebihan pertama adalah bobotnya yang ringan. Dengan bobot sekitar 118 kg D Tracker 150 terasa cukup mudah dikendalikan.
Bobot seperti ini sangat membantu ketika motor digunakan untuk bermanuver di perkotaan atau ketika harus melewati jalan yang sempit.
BACA JUGA:Kawasaki Stockman vs Honda CRF250F dan Yamaha WR250F, Mana yang Cocok untuk Medan Berat?
BACA JUGA:Fitur Keamanan Kawasaki Stockman, Tangguh untuk Medan Off Road dan Pekerjaan Berat
Kelebihan berikutnya adalah penggunaan roda 17 inci. Pelek dan ban tersebut membuat D Tracker mempunyai karakter handling yang lebih responsif di aspal.
Pengendara bisa lebih mudah mengarahkan motor ketika berpindah jalur atau melewati tikungan.
Suspensi depan inverted fork 35 mm juga menjadi nilai tambah.
Suspensi jenis ini tidak hanya memberikan tampilan yang lebih agresif tetapi juga membantu memberikan karakter handling yang lebih sporty.
BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki Stockman, Trail yang Siap Jadi Motor Kerja
BACA JUGA:Spesifikasi Kawasaki Stockman 2026, Motor Trail yang Dibuat untuk Medan Berat
Di belakang terdapat sistem Uni Trak dengan preload yang dapat diatur hingga lima tingkat.
Pengaturan tersebut memungkinkan karakter suspensi disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
