Kapolres Prabumulih Temui PCNU, Bahas Kerukunan dan Kamtibmas

Kapolres Prabumulih Temui PCNU, Bahas Kerukunan dan Kamtibmas

Kapolres Prabumulih Temui PCNU, Bahas Kerukunan dan Kamtibmas--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Memperkuat hubungan dengan tokoh agama menjadi salah satu langkah yang dilakukan jajaran Polres PRABUMULIH dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., bersama jajarannya melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Prabumulih, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Nahdliyyin NU, Desa Muara Sungai, Kecamatan Cambai, tersebut diisi dengan dialog bersama pengurus NU dan pihak pesantren.

Dalam kesempatan itu, AKBP Gunarto menekankan pentingnya membangun komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian dengan ulama serta tokoh agama.

BACA JUGA:Kreatif Sejak Dini, Siswa TK IT Shoutul Quran Prabumulih Ubah Lingkaran Jadi Karya Unik

BACA JUGA:Berkebun Saat Pensiun, Mandihan Bahagia Panen Puluhan Kilogram Jengkol

Menurutnya, sinergi tersebut memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, tertib dan harmonis di tengah masyarakat.

“Sinergi dengan ulama dan tokoh agama sangat penting. Komunikasi yang baik akan memudahkan kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat di Kota Prabumulih,” ujar AKBP Gunarto.

Dialog berlangsung secara terbuka melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi sosial serta keamanan masyarakat dibahas bersama.

Kapolres menilai komunikasi langsung seperti ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi sekaligus mencari solusi bersama terhadap persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

BACA JUGA:Kuliner Sumsel Go International! Pempek hingga Celimpungan Hadir di Den Haag

BACA JUGA:Masjid Al-Iman Tanjung Menang Gelar Maulid Nabi, Wujudkan Kebersamaan Pemerintah dan Warga

Selain itu, keberadaan pesantren dan lembaga keagamaan dinilai mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter, terutama bagi generasi muda.

Karena itu, hubungan antara kepolisian, ulama, pengurus organisasi keagamaan dan pengelola pesantren perlu terus dibangun agar tercipta kolaborasi yang positif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: