Jembatan Muara Dua Tak Kunjung Permanen, Warga Masih Andalkan Bailey
Jembatan Muara Dua Tak Kunjung Permanen, Warga Masih Andalkan Bailey--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Harapan masyarakat Kelurahan Muara Dua, Kota PRABUMULIH, untuk kembali memiliki jembatan permanen hingga kini masih menunggu kepastian.
Sejak Jembatan Muara Dua mengalami kerusakan dan akhirnya ambruk pada 11 Desember 2025, masyarakat terpaksa menggunakan jembatan darurat jenis Bailey sebagai akses utama.
Keberadaan jembatan sementara tersebut memang membuat aktivitas warga tetap dapat berlangsung. Namun, kondisi itu belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan akses penghubung yang lebih aman dan dapat dilalui kendaraan dari dua arah.
Warga berharap pembangunan jembatan permanen segera mendapatkan kejelasan, terlebih akses tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat sehari-hari.
BACA JUGA:Belajar Bahasa Indonesia Makin Seru, Siswa SDN 77 Prabumulih Bedah Cerita Fiksi
BACA JUGA:Dorong Lingkungan Lebih Tertata, Muntang Tapus Bangun Drainase 349 Meter
Jembatan Muara Dua selama ini digunakan warga untuk berbagai keperluan, termasuk menuju kawasan perkebunan, permukiman, maupun pusat aktivitas di wilayah Kota Prabumulih.
“Dak tau kapan jembatan ini dibangun permanen, kemarin Pak Gubernur sudah pernah ninjau,” ujar salah seorang warga yang ditemui saat melintas di jembatan tersebut.
Ahmad, warga setempat, mengatakan dirinya hampir setiap hari melewati jembatan Bailey untuk menuju kebun yang berada di kawasan Muara Dua.
Menurutnya, jembatan darurat cukup membantu masyarakat setelah jembatan lama tidak lagi dapat digunakan. Meski demikian, terdapat sejumlah keterbatasan yang dirasakan pengguna.
BACA JUGA:Damkar Prabumulih Siaga 24 Jam, Wawako: Ini Pelayanan Nyata
BACA JUGA:Wako Arlan Apresiasi ASN dan Prestasi Kelurahan Mangga Besar di Tingkat Sumsel
“Jembatan ini kan setiap hari kami lewati kalau kami mau ke kebun di arah Muara Dua. Karena itu kami berharap pemerintah segera membangun kembali,” katanya.
Ia menjelaskan, kondisi jembatan Bailey membuat kendaraan yang datang dari arah berlawanan tidak dapat melintas secara bersamaan. Pengendara harus menunggu hingga jalur kosong sebelum melanjutkan perjalanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
