Armada Terbatas, BPBD Prabumulih Hadapi Tantangan Padamkan Karhutla
Armada Terbatas, BPBD Prabumulih Hadapi Tantangan Padamkan Karhutla--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota PRABUMULIH masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya berkaitan dengan jumlah armada pemadam kebakaran yang tersedia.
Keterbatasan armada menjadi semakin terasa ketika kebakaran terjadi di beberapa lokasi dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi tersebut membuat petugas harus membagi armada untuk menjangkau setiap titik yang membutuhkan penanganan.
Tidak hanya persoalan jumlah kendaraan, akses menuju lokasi kebakaran juga menjadi kendala tersendiri. Sejumlah titik api berada di kawasan yang sulit dilalui kendaraan pemadam, sehingga petugas harus mencari cara agar dapat mendekati sumber kebakaran.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Prabumulih mengungkapkan, kebutuhan tambahan armada menjadi penting karena dalam kondisi tertentu kebakaran lahan dapat terjadi di beberapa titik sekaligus.
BACA JUGA:Curi Aset Pertamina, Pria 33 Tahun Diamankan Polsek Prabumulih Barat
BACA JUGA:Pertahankan Prestasi di Panggung DBL, Ramnstein Dancer SMA 1 Prabumulih Juara 3 AQUA DBL Dance 2026
“Kalau dibilang cukup, kalau dikaitkan dengan kondisi kota, memang belum cukup. Karena kalau melihat titik lokasi kebakaran, untuk karhutla ini biasanya bisa sampai lima titik dalam waktu yang bersamaan,” ujar Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono SH melalui Pusdalops BPBD Kota Prabumulih, Suwandi.
Menurut Suwandi, ketika terdapat sejumlah titik kebakaran secara bersamaan, armada yang tersedia harus dibagi untuk melakukan pemadaman. Situasi tersebut tentunya menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Persoalan lain muncul ketika lokasi kebakaran berada di kawasan dengan akses yang terbatas. Kendaraan pemadam tidak selalu dapat langsung menuju titik api, sehingga dibutuhkan upaya tambahan agar petugas bisa mencapai lokasi dan melakukan penanganan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama saat memasuki periode kemarau yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
BACA JUGA:Pengajian MUI di Patih Galung, Pemkot Prabumulih Dukung Penguatan Kegiatan Keagamaan
BACA JUGA:Serdik SPPK Sespim Polri Cek Personel dan Peralatan Karhutla di Prabumulih
Karena itu, kesiapan kendaraan pemadam, personel, serta sarana pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam mempercepat respons ketika laporan kebakaran diterima.
BPBD Kota Prabumulih tetap melakukan penanganan setiap kali mendapatkan informasi mengenai adanya titik kebakaran. Namun, kondisi lapangan seperti keterbatasan armada dan sulitnya akses menjadi tantangan yang harus dihadapi petugas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
