Jangan Keliru, Ini Perbedaan Anemia dan Tekanan Darah Rendah
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Anemia dan Tekanan Darah Rendah--Foto: Freepik
PRABUMULIHPOS.CO – Rasa lelah, tubuh terasa tidak bertenaga, pusing, maupun pandangan yang tiba-tiba berkunang-kunang kerap disebut sebagai tanda kurang darah.
Karena anggapan tersebut, sebagian orang langsung mengonsumsi obat atau suplemen penambah darah ketika mengalami keluhan serupa.
Padahal, gejala tersebut tidak selalu disebabkan oleh anemia. Tekanan darah yang terlalu rendah atau hipotensi juga dapat menimbulkan keluhan yang hampir sama.
Meski memiliki beberapa gejala yang mirip, anemia dan hipotensi sebenarnya merupakan dua kondisi berbeda. Keduanya memiliki mekanisme dan faktor penyebab yang tidak sama sehingga cara penanganannya pun perlu disesuaikan.
BACA JUGA:7 Langkah Melindungi Anak dari Paparan Kabut Asap Karhutla di Rumah
BACA JUGA:5 Bahan Alami yang Bisa Membantu Meredakan Hidung Tersumbat
Anemia Berkaitan dengan Kadar Hemoglobin
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah kurang darah biasanya merujuk pada anemia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang tidak mencukupi atau kadar hemoglobin berada di bawah batas normal.
Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh.
Apabila kadarnya terlalu rendah, kemampuan darah dalam menyalurkan oksigen ke jaringan dapat ikut berkurang.
Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami kelelahan, tubuh terasa lemah, pusing, sulit berkonsentrasi, hingga kulit tampak lebih pucat.
BACA JUGA:5 Cara Menikmati Kopi Saat Cuaca Panas, Tetap Nikmat dan Jaga Cairan Tubuh
BACA JUGA:Minum Teh Hangat Setiap Hari, 7 Khasiat Ini Bisa Dirasakan Tubuh
Anemia sendiri tidak hanya memiliki satu penyebab. Kehilangan darah, misalnya akibat menstruasi dengan volume perdarahan yang cukup banyak, merupakan salah satu faktor yang dapat memicu anemia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
