ISPU Prabumulih Naik ke 319, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap
ISPU Prabumulih Naik ke 319, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kualitas udara di Kota PRABUMULIH kembali menjadi perhatian. Pada Kamis, 8 Oktober, kondisi udara tercatat berada dalam kategori Berbahaya berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Data pengukuran pada pukul 06.00 WIB menunjukkan parameter PM2.5 mencapai angka 319. Nilai tersebut sudah melewati ambang kategori Berbahaya yang ditetapkan ketika ISPU berada di atas 300.
Tingginya angka PM2.5 menunjukkan konsentrasi partikel halus di udara cukup tinggi. Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian karena kualitas udara yang sangat buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.
Dalam catatan kualitas udara di wilayah Sumatera Selatan, Prabumulih menjadi salah satu daerah dengan angka ISPU yang tinggi. Nilai 319 tercatat setelah Palembang yang mencapai 506 dan PALI sebesar 495.
BACA JUGA:Pasar Murah Hadir di Prabumulih Barat, Warga Serbu Bahan Pokok Harga Hemat
BACA JUGA:Pasar Murah Hadir di Prabumulih Barat, Warga Serbu Bahan Pokok Harga Hemat
Kondisi kabut asap juga dirasakan langsung masyarakat. Cahyani mengungkapkan, asap yang biasanya hanya terasa di luar rumah kini mulai masuk hingga ke dalam ruangan.
“Malam makin parah, biasanya kamar aman dari asap. Sekarang asap sudah masuk kamar,” keluh Cahyani.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika udara terlihat berkabut atau dipenuhi asap.
Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih Djoko juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan udara yang kualitasnya sedang buruk.
BACA JUGA:Asah Kreativitas Anak, TK Ladas Berendai Berkreasi Membuat Gurita
BACA JUGA:Pertamina Perkuat Kompetensi SDM untuk Kembangkan Potensi Migas Unconventional
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara saat ini. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker dan kurangi paparan udara yang kurang baik,” ujar Djoko.
Selain penggunaan masker, masyarakat diminta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Apabila muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, pusing atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat diimbau segera mendapatkan pemeriksaan medis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
