ISPU Prabumulih Tembus 373, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap dan Gunakan Masker

ISPU Prabumulih Tembus 373, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap dan Gunakan Masker

ISPU Prabumulih Tembus 373, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap dan Gunakan Masker--Foto: Prabupos

PRABUMULIHPOS.CO – Kualitas udara di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mengalami penurunan akibat kabut asap.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan karena tingginya konsentrasi partikel pencemar berpotensi mengganggu kesehatan.

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Selatan, konsentrasi partikel halus PM2.5 di Prabumulih tercatat mencapai 373. Angka tersebut berada dalam kategori berbahaya.

Kondisi ini membuat masyarakat perlu mengambil langkah perlindungan, mulai dari mengurangi kegiatan di luar ruangan hingga menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus ketika harus bepergian.

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih dan BNN Perkuat Sinergi, Narkoba Jadi Musuh Bersama

BACA JUGA:Peduli Dampak Kabut Asap, Ketua TP PKK Prabumulih Bagikan Masker kepada Warga

Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, SKM, MSi, mengingatkan warga agar sebisa mungkin menghindari paparan udara tercemar, khususnya ketika tidak ada keperluan mendesak untuk keluar rumah.

“Jika memang harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker dan kurangi paparan udara yang kurang baik,” ujar Djoko.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan perlu mendapat perhatian khusus. Kelompok tersebut harus lebih berhati-hati dalam menghadapi kondisi udara yang memburuk.

Selama kualitas udara belum membaik, masyarakat disarankan menghindari olahraga dan aktivitas fisik berat di luar ruangan. Kegiatan yang memungkinkan untuk ditunda sebaiknya dilakukan di dalam ruangan guna mengurangi risiko menghirup partikel pencemar.

Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, penggunaan respirator N95 atau KN95 yang terpasang rapat pada wajah dapat membantu menyaring partikel halus. Pemakaian masker harus dilakukan dengan benar agar perlindungan yang diberikan lebih optimal.

BACA JUGA:Peduli Dampak Kabut Asap, Ketua TP PKK Prabumulih Bagikan Masker kepada Warga

BACA JUGA:Bukan Cuma Bikin Lemas, Ini Risiko Sering Melewatkan Sarapan

Upaya pencegahan juga perlu diterapkan di lingkungan tempat tinggal. Warga disarankan menutup pintu dan jendela saat asap di luar rumah sedang pekat. Penggunaan alat penyaring udara dengan filter yang sesuai juga dapat dipertimbangkan untuk membantu mengurangi partikel pencemar di dalam ruangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: