BACA JUGA:Infinix Note 40 Pro+ 5G vs Note 40 Pro: Mana yang Lebih Worth It Dibeli di 2025?
Bingkai ponsel kini sedikit melengkung, membuatnya lebih nyaman saat digenggam. Bobotnya juga berkurang menjadi 198 gram dari sebelumnya 213 gram, dengan bodi yang lebih ramping dan ringan.
Samsung juga memberikan layar yang sedikit lebih besar, 6,7 inci dibandingkan 6,6 inci pada A55. Panelnya masih menggunakan Super AMOLED beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120Hz, namun kini memiliki tingkat kecerahan hingga 1.200 nits — lebih terang dari 1.000 nits pada generasi sebelumnya.
Bagian belakang dilapisi kaca Gorilla Glass Victus+ dengan bingkai aluminium, memberikan kesan solid dan premium. Galaxy A56 juga sudah mengantongi sertifikasi IP67, sehingga tahan terhadap debu dan cipratan air.
Fitur AI “Awesome Intelligence” dan OneUI 7
Salah satu daya tarik utama Galaxy A56 adalah kehadiran fitur AI generasi baru yang sebelumnya hanya ada di seri flagship seperti Galaxy S25.
Fitur ini menjadi debut pertama Samsung menghadirkan kecerdasan buatan secara menyeluruh di lini ponsel menengahnya.
BACA JUGA:Infinix Note 40 Pro+ 5G vs Note 40 Pro: Mana yang Lebih Worth It Dibeli di 2025?
BACA JUGA:Infinix XPAD 20 Pro, Tablet 12 Inci Serbaguna untuk Kerja dan Hiburan
Beberapa fitur unggulan yang hadir antara lain:
Circle to Search: pengguna cukup melingkari objek di layar untuk mencari informasi terkait lewat Google. Fitur ini juga bisa digunakan untuk mengenali judul atau lirik lagu, bahkan hanya dengan bersenandung (humming).
Best Face: membantu memilih ekspresi wajah terbaik dalam foto berkelompok, asalkan mode motion photo aktif.
Object Eraser: menghapus objek yang mengganggu pada foto secara otomatis hanya dengan satu sentuhan.
Custom Filters: membuat filter warna atau tone foto sendiri dari referensi gambar favorit.
Auto Trim: otomatis memilih momen terbaik dari video untuk membuat klip sorotan tanpa perlu edit manual.
BACA JUGA:Infinix Note 40 Pro+ 5G vs Note 40 Pro: Mana yang Lebih Worth It Dibeli di 2025?