Lewat Program Klasterku Hidupku, BRI Dorong UMKM Naik Kelas

Jumat 23-01-2026,13:19 WIB
Reporter : Erna
Editor : Ros Diana

JAKARTA, PRABUMULIHPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian nasional dengan berfokus pada pemberdayaan usaha produktif berbasis komunitas.

Tidak hanya memberikan akses layanan perbankan, BRI juga aktif membangun ekosistem usaha yang mendorong pelaku UMKM berkembang secara berkelompok, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan Klaster Usaha dalam program Klasterku Hidupku.

Program ini dirancang sebagai model pemberdayaan kelompok usaha yang disusun berdasarkan kesamaan jenis usaha, karakter wilayah, serta kedekatan sosial antaranggota, sehingga mampu menciptakan sinergi dan memperkuat rantai nilai ekonomi di tingkat lokal.

BACA JUGA:Polres Prabumulih Resmikan Dapur SPPG, Dorong Pemenuhan Gizi Anak Sejak Dini

BACA JUGA:Dari Es Buah ke Laundry Express: Kisah Sukses UMKM Kabanjahe Bersama KUR BRI

Hingga akhir 2025, BRI tercatat telah membina sebanyak 42.682 Klaster Usaha. Pembinaan ini didukung oleh 3.001 kegiatan pemberdayaan yang meliputi pelatihan kewirausahaan serta penyediaan sarana dan prasarana produksi.

Sektor-sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah menjadi fokus utama dalam program tersebut.

Mayoritas klaster yang didampingi BRI berasal dari sektor produksi dengan porsi mencapai 82,36%, sementara 17,64% lainnya berasal dari sektor non-produksi.

Tingginya dominasi sektor produksi sejalan dengan strategi BRI dalam memperkuat ekonomi riil, khususnya sektor pertanian yang berkontribusi terbesar dengan persentase 48,05%.

BACA JUGA:BRI Resmi Perbarui Identitas Perusahaan, Tetap Prioritaskan UMKM

BACA JUGA:Bangkit dari Ujian Hidup, Dewi Aminah Sukses Kembangkan UMKM Bumbu Kemasan

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa Klasterku Hidupku merupakan pendekatan pemberdayaan yang bertujuan mendorong UMKM agar mampu naik kelas, terutama pelaku usaha di sektor produksi yang menjadi penopang utama ekonomi daerah.

Melalui penguatan klaster, BRI tidak hanya membuka akses permodalan, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang mendukung kolaborasi, peningkatan kapasitas produksi, serta penguatan daya saing lokal.

“Pendampingan UMKM kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga pengembangan kapasitas usaha. Berbagai pelatihan, peningkatan literasi keuangan, serta program pemberdayaan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing klaster. Harapannya, klaster yang berhasil berkembang dapat menjadi contoh bagi UMKM di wilayah lain,” ujar Akhmad.

Kategori :