BACA JUGA:Polytron Fox Series: Motor Listrik Bergaya Sporty ala Nmax
BACA JUGA:Google Pixel 8a Masih Jadi Andalan di 2026, Ini Alasan Ponsel Kelas Menengah Google Tetap Diminati
Namun, ponsel ini tidak ditujukan untuk gaming berat atau aplikasi grafis tinggi. Target utamanya lebih ke pengguna yang menginginkan perangkat praktis, responsif, dan hemat daya.
Sistem operasi yang digunakan berbasis Android 15 dengan tambahan mode AI OS, yang menghadirkan fitur produktivitas seperti ringkasan teks, pencatatan otomatis, hingga terjemahan instan.
Baterai Kecil, tapi Cukup untuk Sehari
Karena bodinya yang mini, kapasitas baterai iKKO Mind One Pro juga relatif kecil. Meski begitu, berkat layar kecil dan sistem yang hemat daya, ponsel ini masih mampu bertahan untuk penggunaan normal sepanjang hari, selama tidak digunakan untuk aktivitas berat seperti navigasi terus-menerus atau perekaman video panjang.
Untuk pengguna yang sering bepergian, membawa power bank kecil tetap menjadi solusi praktis.
Internet Global Tanpa SIM Jadi Daya Tarik
Fitur unik lain dari Mind One Pro adalah dukungan internet global tanpa SIM untuk layanan berbasis AI di berbagai negara. Selain itu, tersedia pula opsi vSIM berbayar untuk akses data internasional, serta slot nano SIM konvensional bagi pengguna yang ingin memakai kartu lokal.
BACA JUGA:Bocoran Galaxy S26: Model Termurah Disebut Langsung Pakai Memori 256GB, 128GB Siap Ditinggalkan
Fitur ini menjadikan Mind One Pro cukup menarik bagi traveler atau pekerja remote yang sering berpindah lokasi.
Bisa Jadi Pemutar Musik Hi-Fi
Bagi penggemar audio, iKKO menyediakan aksesori snap-in case khusus dengan DAC Hi-Fi dan jack audio 3,5 mm. Dengan tambahan ini, Mind One Pro bisa berfungsi sebagai pemutar musik berkualitas tinggi, mendukung format audio resolusi tinggi untuk headphone kabel.
Meski bersifat opsional, fitur ini memperkuat citra Mind One Pro sebagai perangkat multifungsi, bukan sekadar smartphone kecil biasa.
Cocok untuk Pengguna Tertentu