Di sisi performa, Redmi Pad 2 Pro unggul dengan chipset Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) yang mampu menghasilkan skor AnTuTu sekitar 800K, memungkinkan aktivitas berat seperti rendering video 4K dan gaming grafis tinggi.
Sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15 juga meningkatkan efisiensi RAM dan responsivitas.
Infinix XPAD Edge dan Honor Pad X9a mengandalkan Snapdragon 685, dengan skor AnTuTu ~350K.
Meski kurang ideal untuk gaming berat, keduanya cukup untuk kegiatan sehari-hari seperti konferensi video, pengolahan dokumen, dan streaming.
Infinix memiliki keunggulan ekstra: slot SIM 4G+ untuk konektivitas mandiri, sangat berguna bagi pekerja lapangan.
BACA JUGA:Oppo Reno16 Series Bocor: Dimensity 8500, Kamera 200MP, dan Layar OLED LIPO
BACA JUGA:Oppo Reno16 Series Bocor: Dimensity 8500, Kamera 200MP, dan Layar OLED LIPO
Daya Tahan Baterai: Antara Kapasitas dan Kepraktisan
Redmi Pad 2 Pro menawarkan baterai raksasa 12.000mAh, setara beberapa laptop ringan, dengan pengisian 33W yang cukup memadai.
Honor Pad X9a memiliki baterai 8.300mAh, tetapi pengisian lebih cepat 35W, cocok untuk pengguna yang terburu-buru.
Infinix XPAD Edge membawa baterai 8.000mAh dengan pengisian 18W, namun menonjol lewat desain tipis 6,19 mm, ringan, dan mudah dibawa ke mana saja.
Strategi Harga dan Nilai Tambah
Harga menjadi faktor penentu bagi konsumen. Infinix XPAD Edge dipatok sekitar Rp4,5 juta, sudah termasuk aksesori X Keyboard 20 dan dukungan X Pencil 20, ideal untuk mahasiswa atau ilustrator pemula.
BACA JUGA:Samsung Garap Galaxy Tab S12 Series dan Galaxy Watch Generasi Terbaru
BACA JUGA:DC Power Supply: Fungsi, Jenis, dan Perannya dalam Elektronik Modern
Redmi Pad 2 Pro dibanderol sekitar Rp4,3 juta (8/256GB); meski stylus dan keyboard dijual terpisah, investasi terletak pada ketahanan perangkat dan performa jangka panjang.