Penggunaan Tanjuk Anyar atau Suntiang Emas yang menjulang tinggi, menciptakan siluet megah dan ikonik pada penampilan pengantin.
BACA JUGA:Sumur BNG-68 Adera Field Catat Rekor Produksi Berkat Velocity String
BACA JUGA:Lady Rara dan Aladull Gelar Pernikahan Hari Ini, Penggemar Bisa Saksikan via Live Streaming
Tari Pagar Pengantin merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan. Tarian ini umumnya dibawakan dalam acara resepsi pernikahan adat Palembang maupun di wilayah Sumatera Selatan pada umumnya.
Secara filosofis, Tari Pagar Pengantin melambangkan perpisahan pengantin perempuan dari keluarganya yang lama sekaligus permohonan restu untuk memulai kehidupan rumah tangga yang baru.
Namun, tarian ini juga berfungsi sebagai bentuk penyambutan bagi seluruh tamu yang hadir di resepsi pernikahan. Biasanya, tarian ini dibawakan oleh lima penari perempuan, termasuk pengantin itu sendiri.
Dalam acara pernikahan tersebut, Rara Lida yang menjadi penari utama dikelilingi oleh empat penari Pendamping berperan sebagai dayangnya.
BACA JUGA:Sumur BNG-68 Adera Field Catat Rekor Produksi Berkat Velocity String
BACA JUGA:Predator Helios Neo 16S AI dan Nitro Series Resmi Hadir, Ini Keunggulannya
Selanjutnya Rara bergerak di atas lingkaran atau nampan emas yang disebut talam, dengan mengenakan tanggai kuku palsu berlapis emas pada delapan jari tangannya.
Rara Lida di balut dengan busana Aesan Gede yang menambah kesan menawan, menggambarkan kemegahan dan kehormatan bangsawan pada masa lampau.
Perpaduan warna merah marun yang dalam dengan sentuhan kilau emas menonjolkan nuansa glamor sekaligus mempertahankan nilai tradisi, sehingga terlihat elegan dan modern.
Disisi lain busana pengantin pria yaitu aladull pun selaras dengan penampilan Rara Lida, mengenakan jas bernuansa emas dan kain songket khas Palembang berwarna merah marun, yang menambah kesan anggun dan harmonis.
Selain itu, penggunaan Tanjuk Anyar atau Suntiang Emas yang menjulang tinggi memberikan siluet yang megah dan menjadi ikon khas dari penampilan pengantin Palembang.
Perlu diketahui, Tari Pagar Pengantin tetap menjadi salah satu warisan budaya yang hidup dan dihargai di Sumatera Selatan.
Tarian ini bukan sekadar hiburan, tetapi representasi kebanggaan, identitas, dan keharmonisan masyarakat Sumatera Selatan, yang terus dipertahankan hingga sekarang.