Kesesuaian dengan Struktur Rangka Rumah
Atap spandek sangat ideal dipadukan dengan rangka baja ringan. Bobotnya yang ringan membantu menjaga stabilitas struktur tanpa perlu rangka besar seperti pada genteng beton.
Namun, pemasangan harus memperhatikan sistem sekrup, jarak reng, serta ekspansi material akibat perubahan suhu. Kesalahan instalasi berpotensi menimbulkan kebocoran di kemudian hari.
Ketahanan terhadap Cuaca Ekstrem
Dalam kondisi iklim tropis seperti Indonesia, atap spandek terbukti mampu menghadapi:
- Curah hujan tinggi
- Paparan sinar matahari intens
- Angin kencang
Lapisan pelindung seperti zincalume meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Namun, kualitas material sangat menentukan daya tahannya.
Efisiensi Peredaman Panas dan Suara
Secara alami, permukaan metal memantulkan sebagian panas matahari. Akan tetapi, tanpa tambahan insulasi aluminium foil atau glasswool, suhu dalam ruangan tetap bisa terasa panas.
Untuk meredam suara hujan, biasanya dipasang lapisan peredam atau plafon tambahan. Tanpa itu, tingkat kebisingan relatif lebih tinggi dibanding material tebal seperti beton.
BACA JUGA:Kenali Fungsinya Sebelum Membeli: Baja Ringan C vs Reng vs Hollow Plafon
BACA JUGA:Spandek vs Alderon: Panduan Memilih Kanopi Rumah Terbaik
Biaya Pemasangan dan Perawatan Jangka Panjang
Biaya pemasangan atap spandek umumnya lebih tinggi dari genteng tanah liat karena membutuhkan tenaga terampil. Namun, durasi pengerjaan lebih cepat sehingga bisa menekan biaya tukang secara keseluruhan.