Berikut beberapa aspek penting yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memilih material kanopi:
1. Kekuatan dan Daya Tahan
Keduanya sama-sama memiliki kekuatan struktural yang baik. Namun, dari segi ketahanan terhadap karat dan cuaca, baja ringan cenderung lebih unggul karena sudah memiliki lapisan pelindung bawaan.
Sebaliknya, besi hollow memerlukan perlindungan tambahan berupa cat antikarat.
Tanpa perawatan rutin, material ini bisa mengalami korosi, terutama di lingkungan lembap atau area dengan curah hujan tinggi.
2. Bobot dan Proses Instalasi
Baja ringan lebih mudah dipasang karena bobotnya ringan. Pekerjaan konstruksi biasanya bisa selesai lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.
BACA JUGA:7 Variasi Tiang Kanopi Baja Ringan yang Kokoh dan Elegan untuk Rumah Modern
BACA JUGA:Fasad Kayu Kekinian: Estetika, Privasi, dan Sentuhan Alami di Rumahmu
Besi hollow yang lebih berat membutuhkan proses pemotongan dan pengelasan di lokasi. Hal ini membuat waktu pemasangan cenderung lebih lama dan membutuhkan tukang dengan keahlian khusus.
3. Ketahanan terhadap Cuaca
Baja ringan memiliki perlindungan alami dari lapisan anti karat sehingga tidak perlu sering dicat ulang. Material ini relatif stabil meski terpapar panas dan hujan dalam waktu lama.
Sementara itu, besi hollow rentan terhadap karat jika lapisan catnya rusak atau terkelupas. Oleh karena itu, pengecekan dan pengecatan ulang secara berkala sangat dianjurkan.
4. Fleksibilitas Desain
Jika berbicara soal desain, besi hollow menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Karena bisa dilas dan dibentuk sesuai keinginan, material ini cocok untuk model kanopi yang memiliki detail lengkung atau ornamen khusus.
Baja ringan lebih identik dengan desain minimalis modern. Sistem sambungan baut membuat tampilannya rapi dan seragam, tetapi kurang fleksibel untuk desain yang terlalu kompleks.