PRABUMULIHPOS.CO - Tren hunian mungil atau tiny house semakin diminati pasangan muda di Indonesia. Dengan anggaran sekitar Rp30 jutaan, pasangan yang baru menikah kini memiliki alternatif untuk membangun rumah sederhana namun tetap nyaman dan layak huni.
Konsep tiny house mengedepankan efisiensi ruang dan biaya. Ukuran bangunan umumnya berkisar antara 18 hingga 24 meter persegi, seperti tipe 3x6 meter atau 3x8 meter.
Meski compact, rumah ini tetap mampu menampung kebutuhan dasar sebuah keluarga kecil, mulai dari kamar tidur utama, ruang tamu yang menyatu dengan dapur, hingga kamar mandi sederhana.
Desain tanpa banyak sekat menjadi kunci utama agar rumah mungil terasa lebih lega. Ruang tamu, dapur, dan area makan dapat dirancang dalam satu konsep terbuka (open space), sehingga meminimalkan penggunaan material sekaligus menciptakan kesan luas.
Dari sisi material, penggunaan bahan bangunan ekonomis seperti batako atau bata merah, rangka baja ringan atau hollow galvanis, atap galvalum, serta plafon GRC dinilai mampu menekan biaya pembangunan.
BACA JUGA:Harga Atap uPVC 2026 Terbaru: Kelebihan, Kekurangan, dan Analisis Biaya Jangka Panjang
BACA JUGA:Jangan Sampai Salah! Ini Kesalahan Fatal dalam Pemasangan Kanopi
Dengan perencanaan yang matang dan sistem kerja borongan atau swadaya, anggaran Rp30 jutaan dinilai masih realistis untuk membangun hunian tahap awal.
Selain itu, konsep pembangunan bertahap juga menjadi strategi yang banyak diterapkan. Pasangan dapat memprioritaskan pembangunan ruang inti terlebih dahulu—kamar tidur, dapur, dan kamar mandi—sementara penambahan ruang lain dapat dilakukan saat kondisi finansial lebih stabil.
Penggunaan desain multifungsi juga membantu memaksimalkan ruang. Misalnya, memanfaatkan tinggi atap untuk membuat mezzanine sebagai area tidur tambahan atau ruang penyimpanan. Strategi ini kerap dipilih agar rumah kecil tetap memiliki fleksibilitas tata ruang.
Bagi pasangan baru menikah, tiny house bukan hanya soal menekan biaya, tetapi juga menjadi langkah awal memiliki hunian sendiri tanpa harus menunggu waktu lama. Konsep ini juga dianggap lebih mudah dirawat, hemat listrik, dan efisien dalam pengeluaran bulanan.
BACA JUGA:8 Jenis Plafon Rumah yang Bikin Interior Makin Estetik dan Nyaman
BACA JUGA:Rumah Subsidi Tampil Keren? Ini Ide Desain yang Bisa Kamu Tiru
Di tengah kenaikan harga properti, rumah mungil dengan bujet Rp30 jutaan menjadi solusi realistis bagi pasangan muda yang ingin segera membangun kehidupan rumah tangga di hunian milik sendiri.