BACA JUGA:Baja Ringan vs Besi Hollow: Panduan Memilih Kanopi yang Tepat
BACA JUGA:Pilihan Atap Rumah Estetik: Minimalis, Mewah, hingga Tropis
6. Alternatif harga yang kompetitif
Dari segi biaya, harga genteng beton memang sedikit lebih tinggi dibandingkan genteng tanah liat.
Namun, jika dibandingkan dengan genteng keramik, harganya relatif lebih terjangkau. Karena itu, genteng beton dapat menjadi pilihan alternatif yang ekonomis dengan kualitas yang tetap baik.
Kekurangan Genteng Beton
1. Bobot cukup berat
Salah satu kelemahan utama genteng beton adalah beratnya yang bisa mencapai sekitar 60 kg per meter persegi.
Oleh karena itu, rangka atap harus dirancang dengan struktur yang kuat agar mampu menopang beban tersebut secara aman.
BACA JUGA:Desain Pagar Rumah Minimalis: Sederhana, Elegan, dan Bikin Tetangga Melirik.
BACA JUGA:Pilihan Atap Rumah Estetik: Minimalis, Mewah, hingga Tropis
2. Perlu perawatan berkala
Meskipun terkenal tahan lama, genteng beton tetap memerlukan perawatan. Biasanya diperlukan pelapisan khusus atau pemberian emulsi secara berkala untuk menjaga kualitas, warna, dan ketahanannya dalam jangka panjang.
Dengan mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangannya, genteng beton bisa menjadi solusi atap yang kuat, tahan lama, dan memiliki tampilan menarik, asalkan didukung oleh struktur bangunan yang memadai serta perawatan yang rutin.