PRABUMULIHPOS.CO - Kabar terbaru datang dari lini ponsel entry-level Xiaomi. Setelah lebih dulu lolos sertifikasi, Redmi A7 Pro kini akan segera ditemani oleh Redmi A7 yang juga telah mengantongi izin edar di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data sertifikasi NBTC Thailand, Redmi A7 tercatat dengan nomor model 26020RNB4A. Tak hanya itu, perangkat ini juga telah muncul di database EEC, memperkuat indikasi bahwa peluncurannya sudah semakin dekat.
Menariknya, baik Redmi A7 maupun Redmi A7 Pro dipastikan hanya mendukung jaringan 4G.
Xiaomi disebut-sebut akan memasarkan kedua model ini di beberapa negara dengan nama berbeda. Redmi A7 kemungkinan hadir sebagai Poco C81, sementara Redmi A7 Pro bisa meluncur sebagai Poco C81 Pro.
BACA JUGA:Google Pixel 11 Disebut Akan Bawa Chip Keamanan Baru Titan M3
BACA JUGA:Setelah Lama Ditunggu, Android 16 Hadir di Motorola Razr 2025
Strategi rebranding seperti ini bukan hal baru bagi Xiaomi untuk menyesuaikan pasar regional.
Dari sisi dapur pacu, beberapa model dalam lini ini dirumorkan menggunakan chipset Unisoc T7250 yang dipadukan RAM 4GB.
Untuk sektor layar, salah satu variannya disebut membawa panel LCD 6,9 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 120Hz—fitur yang tergolong menarik di kelas harga terjangkau.
Di bagian fotografi, perangkat ini berpotensi mengusung kamera utama 50MP dan kamera depan 13MP. Sementara untuk daya tahan, baterai 6.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 15W diklaim menjadi salah satu nilai jual utama.
Dengan spesifikasi tersebut, Redmi A7 dan Redmi A7 Pro jelas menyasar segmen entry-level.
BACA JUGA:Samsung Catat Kemajuan Besar dalam Pengembangan Jaringan 6G
BACA JUGA:Siap Debut 26 Februari! Huawei Watch GT Runner 2, Kolaborasi Lagi dengan Eliud Kipchoge
Jika harga yang ditawarkan kompetitif, keduanya berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan layar besar dan baterai tahan lama tanpa harus merogoh kocek dalam.
Kita nantikan pengumuman resmi dari Xiaomi terkait tanggal peluncuran dan harga resminya di masing-masing pasar.