PRABUMULIHPOS.CO - Di banyak kota besar di Indonesia, mayoritas masyarakat tinggal di hunian yang dibangun oleh pengembang, baik berupa apartemen maupun townhouse.
Umumnya, properti dari pengembang memiliki tampilan interior yang seragam, termasuk pada bagian finishing, sehingga satu unit dengan unit lainnya terlihat hampir sama.
Karena harga beli hunian tersebut relatif tinggi, pemilik biasanya enggan melakukan perubahan besar pada bagian interior.
Akibatnya, tampilan standar seperti lantai homogeneous tiles, dinding dan plafon berwarna putih sering dibiarkan apa adanya.
BACA JUGA:Open Space: Rahasia Rumah Minimalis yang Tetap Hits di 2026
BACA JUGA:Atap Polycarbonate 2026: Tahan Cuaca Ekstrem, Tapi Bagaimana Soal Panas dan Suara?
Seiring waktu, suasana interior yang terlalu umum ini bisa menimbulkan rasa jenuh.
Namun, keinginan mengganti lantai dengan membongkarnya kerap diurungkan karena prosesnya rumit, memakan biaya, dan di apartemen sering kali dibatasi oleh peraturan pengelola.
Padahal, ada solusi praktis untuk menghadirkan suasana baru tanpa perlu membongkar lantai lama.
Beberapa jenis material penutup lantai dapat langsung dipasang di atas permukaan homogeneous tiles yang rata dan bersih. Berikut beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan.
BACA JUGA:Cuan dari Rumah: Cara Dapat Saldo DANA Ratusan Ribu Lewat Blockify
BACA JUGA:10 Merek Gembok Terbaik untuk Rumah Aman dan Nyaman
Parket
Lantai kayu sejak lama identik dengan kesan hangat dan elegan. Bagi penghuni yang menginginkan nuansa tersebut, parket bisa menjadi pilihan menarik.
Saat ini tersedia parket dengan ketebalan kurang dari 5 mm, sehingga pemasangannya umumnya tidak memerlukan penyesuaian tinggi pintu.