Berbeda dari model klasik yang cenderung tebal dan gelap, desain ini mengandalkan garis horizontal dan vertikal yang membentuk pola geometris sederhana.
Meski tampil minimal, fungsinya sebagai pengaman tetap optimal. Namun, karena bentuknya lebih terbuka, tingkat privasinya relatif terbatas.
3. Pagar Bilah Besi Vertikal
Susunan bilah besi vertikal dapat menjadi perpaduan ideal antara estetika dan fungsi.
Jarak antarbilah yang cukup rapat membantu menjaga privasi, sekaligus menciptakan ritme visual yang menarik pada fasad rumah.
Desainnya memang simpel, tetapi terlihat menyatu dengan elemen lain seperti dinding abu-abu atau struktur besi kanopi, sehingga menghasilkan tampilan industrial yang konsisten.
BACA JUGA:7 Desain Teras Atap Baja Ringan Minimalis 2026, Modern dan Tampil Berkelas
BACA JUGA:7 HP Compact Terbaik 2026: Kecil Ukurannya, Gahar Performanya!
4. Pagar Pelat Besi Berlubang (Perforated Metal)
Model ini memanfaatkan pelat besi berlubang sebagai material utama, biasanya dengan dominasi warna hitam untuk menonjolkan kesan maskulin.
Keunggulan utamanya terletak pada keseimbangan antara privasi dan sirkulasi. Lubang-lubang kecil memungkinkan cahaya dan udara tetap masuk tanpa mengorbankan keamanan.
Selain itu, teksturnya menghadirkan detail visual yang menarik meski tetap dalam konsep minimalis.
5. Pagar Expanded Metal
Tidak semua pagar industrial harus berwarna gelap. Abu-abu terang juga dapat memberikan kesan modern yang elegan.
Material expanded metal memiliki pola khas berbentuk wajik atau belah ketupat, dihasilkan dari proses pemotongan dan peregangan lembaran logam.
Pola ini memberikan tekstur unik sekaligus memungkinkan aliran udara dan cahaya tetap optimal.