Bobotnya mencapai 135 kg, sedikit lebih berat dibanding PCX. Namun kapasitas tangkinya lebih kecil, yakni 7,1 liter.
Untuk kaki-kaki, Yamaha menggunakan pelek ring 13 di depan dan belakang dengan ukuran ban 110/70 (depan) dan 130/70 (belakang).
Jika Honda baru mengadopsi suspensi belakang bertabung pada model terbarunya, Yamaha sebenarnya sudah lebih dulu menerapkan teknologi tersebut.
Bahkan varian tertinggi, Yamaha NMAX Turbo TECH MAX Ultimate, dilengkapi performance damper yang semakin meningkatkan kestabilan saat berkendara.
BACA JUGA:Murah Sederhana Tapi Fungsional, Berikut Kelebihan dan Kekurangan Yamaha Mio M3 125
BACA JUGA:Touring Seperti Sultan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Yamaha XMAX 250
Performa Mesin
Di sektor dapur pacu, keduanya menawarkan performa yang cukup berimbang.
Honda New PCX 160 RoadSync mengusung mesin 156,9 cc eSP+ 4 katup satu silinder. Tenaga maksimalnya mencapai 15,8 HP pada 8.500 rpm, dengan torsi puncak 14,7 Nm di 6.500 rpm.
Di sisi lain, Yamaha NMAX Turbo mengandalkan mesin 155 cc Blue Core VVA 4 katup satu silinder yang dipadukan dengan sistem transmisi elektrik bernama YECVT (Yamaha Electric CVT).
Kombinasi ini menghasilkan tenaga hingga 15,15 HP pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 14,2 Nm di 6.500 rpm.
BACA JUGA:Lewati Segala Medan, Begini Spesifikasi Lengkap Yamaha X-Ride 125
BACA JUGA:Ngebut Jadi Lebih Percaya Diri dengan Perlindungan Maksimal, Simak Fitur Keamanan Yamaha NMAX Turbo
Keunggulan NMAX Turbo terletak pada teknologi YECVT dan VVA yang membuat karakter tenaga lebih fleksibel.
Mode Turbo Riding memberikan akselerasi lebih responsif pada putaran bawah, sedangkan sistem VVA membantu menjaga performa tetap optimal di putaran atas sehingga tenaga terasa konsisten.
Kesimpulan Singkat