Arus Lalu Lintas Prabumulih Mulai Ramai Jelang Mudik, Polisi Siaga di Titik Rawan

Kamis 19-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas pelayanan di Bank Sampah Prabumulih (BSP) untuk sementara waktu dihentikan. 

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penyesuaian operasional selama periode libur dan cuti bersama yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Humas BSP, Siti Zuleha, menyampaikan bahwa layanan bank sampah akan diliburkan selama sembilan hari, terhitung mulai 16 hingga 24 Maret 2026. 

Selama periode tersebut, seluruh kegiatan pelayanan, termasuk penimbangan dan transaksi sampah nasabah, tidak akan beroperasi.

BACA JUGA:Jelang Idul Fitri, Pemkot Prabumulih Sidak Pasar, Pastikan Harga dan Kualitas Pangan Aman

BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Pastikan Pos Pengamanan Siap Sambut Arus Mudik Lebaran

“Pelayanan Bank Sampah Prabumulih akan kembali normal dan dibuka pada 25 Maret 2026. Kami mengimbau seluruh nasabah untuk menyesuaikan jadwal penyetoran sampahnya,” ujar Siti Zuleha saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).

Meski aktivitas layanan dihentikan sementara, BSP tetap mengajak masyarakat untuk tidak berhenti berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama selama perayaan Idul Fitri. 

Pasalnya, momentum lebaran kerap diiringi dengan meningkatnya volume sampah rumah tangga, mulai dari kemasan makanan, plastik, hingga kertas yang sebenarnya masih memiliki nilai ekonomi.

Siti Zuleha menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tetap memilah sampah sejak dari rumah. 

Menurutnya, kebiasaan sederhana ini tidak hanya membantu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat melalui sistem tabungan sampah.

BACA JUGA:Asrama Ponpes Al Furqon Prabumulih Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Pastikan Pos Pengamanan Siap Sambut Arus Mudik Lebaran

“Jangan lupa untuk tetap memilah sampah, karena saat lebaran biasanya justru banyak sampah yang bernilai ekonomis. Ini bisa menjadi peluang jika dikelola dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap jumlah nasabah Bank Sampah Prabumulih terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kategori :