TKA SD dan SMP Jadi Acuan Baru Kemendikdasmen Benahi Sistem Belajar

Sabtu 30-05-2026,12:30 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

JAKARTA, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah mulai memanfaatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD dan SMP sebagai pijakan dalam memetakan kualitas pendidikan di Indonesia.

Data yang diperoleh dari pelaksanaan TKA dinilai penting untuk mendukung penyusunan kebijakan peningkatan mutu pembelajaran di berbagai daerah.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa hasil TKA telah membentuk bank data yang mampu menggambarkan capaian belajar siswa secara lebih terukur, terutama pada mata pelajaran yang diujikan.

Menurut Toni, pemanfaatan data tersebut tidak berhenti sebatas hasil ujian, tetapi juga akan dipadukan dengan survei karakter serta capaian literasi dan numerasi yang masuk dalam rapor pendidikan nasional.

BACA JUGA:Pertamina Drilling Tebar Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Operasi, Salurkan 19 Sapi dan 4 Kambing

BACA JUGA:Kantor Lurah Tanjung Raja Utara Ludes Terbakar, Layanan Dialihkan ke Kantor Camat

“Pengumuman secara menyeluruh akan dilakukan secara bertahap,” kata Toni.

Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menjelaskan bahwa tahun ini menjadi tahap penting karena Asesmen Nasional mulai diselaraskan dengan pelaksanaan TKA. Integrasi tersebut dilakukan untuk mengurangi banyaknya asesmen yang harus diikuti siswa.

Meski demikian, hasil yang diumumkan saat ini masih terbatas pada capaian peserta didik. Adapun survei lingkungan belajar yang melibatkan guru dan kepala sekolah masih berada dalam proses pengumpulan data.

“Kami tidak hanya melihat hasil tahun ini, tetapi juga memantau perkembangan dalam lima tahun terakhir. Rencananya, laporan lengkap akan diumumkan pada Oktober mendatang,” ujar Rahmawati.

BACA JUGA:Cuan dari HP: Daftar Game Penghasil Saldo DANA yang Bisa Dicoba Santai

BACA JUGA:Kantor Lurah Tanjung Raja Utara Ludes Terbakar, Layanan Dialihkan ke Kantor Camat

Dari hasil sementara, capaian nilai TKA pada jenjang SD dan SMP tercatat lebih baik dibandingkan tingkat SMA. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari teknis pelaksanaan hingga tingkat kesulitan materi ujian.

Pelaksanaan TKA di tingkat SD dan SMP dinilai lebih sederhana, sedangkan pada jenjang SMA terdapat keterbatasan waktu persiapan yang turut memengaruhi proses pelaksanaan asesmen.

Selain itu, soal pada tingkat SMA lebih menekankan kemampuan berpikir kritis dan penalaran dibanding sekadar penguasaan materi dasar. Hal ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah dalam memperkuat kompetensi berpikir kritis peserta didik di semua jenjang pendidikan.

Kategori :