Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 159 Petugas BPS Sisir Seluruh Usaha di Prabumulih

Minggu 14-06-2026,18:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang menjadi agenda nasional untuk memetakan kondisi dunia usaha di berbagai daerah, termasuk Kota Prabumulih.

Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh Wahyu Yulianto, mengatakan sensus yang dilaksanakan setiap satu dekade ini memiliki peran penting dalam menyediakan data ekonomi yang valid dan komprehensif. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurut Wahyu, informasi yang diperoleh dari Sensus Ekonomi 2026 akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis, seperti pengembangan sektor usaha, peningkatan investasi, penguatan daya saing daerah, hingga penciptaan lapangan pekerjaan.

“Melalui Sensus Ekonomi, pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian dan aktivitas usaha. Data yang dihasilkan akan menjadi landasan dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya saat menghadiri peluncuran SE 2026 Kota Prabumulih di Taman Kota Prabujaya, Minggu (14/6/2026).

BACA JUGA:Pencuri Atap Kanopi di Prabumulih Dibekuk, Aksinya Terbongkar Berkat Laporan Warga

BACA JUGA:Polres Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah Makan Pindang Pegagan

Dalam pelaksanaannya, BPS Kota Prabumulih mengerahkan 159 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan langsung ke lokasi usaha mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pendataan dilakukan secara door to door dan mencakup seluruh usaha nonpertanian, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Kota Prabumulih.

Wahyu menegaskan keberhasilan sensus sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan. Oleh sebab itu, para petugas diminta menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pelaku usaha.

“Petugas memiliki peran penting dalam memastikan data yang dihimpun benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan yang baik kepada responden juga akan membantu kelancaran proses pendataan,” katanya.

BACA JUGA:Kemendagri Catat 14 Kepala Daerah Tersangkut Masalah Hukum, Termasuk Kasus Muara Enim

BACA JUGA:Hari Bhayangkara ke-80, Polres Prabumulih Hadirkan Bantuan Sembako dan Bangun MCK Umum

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Prabumulih H. Arlan menilai hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi referensi penting dalam menyusun berbagai program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan sektor usaha.

Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk perangkat RT dan RW, untuk turut membantu menyosialisasikan pelaksanaan sensus sehingga seluruh pelaku usaha dapat memberikan dukungan saat petugas melakukan pendataan.

Arlan juga meminta masyarakat menyampaikan informasi usaha secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya. Ia memastikan seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kebutuhan statistik.

Kategori :