3. Sulit Menelan
Paparan asam lambung yang terjadi berulang kali dapat menyebabkan peradangan pada kerongkongan. Jika berlangsung dalam waktu lama, saluran kerongkongan bisa menyempit sehingga menelan makanan atau minuman menjadi lebih sulit.
4. Nyeri pada Telinga
Pada beberapa kasus, asam lambung yang mencapai tenggorokan dapat memicu iritasi dan meningkatkan tekanan di sekitar rongga sinus. Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri pada telinga.
5. Sesak Napas
Asam lambung yang naik hingga saluran pernapasan dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru atau tenggorokan. Akibatnya, penderita bisa mengalami sesak napas yang terkadang disertai rasa pusing.
6. Pusing hingga Hampir Pingsan
Terlambat makan dapat memicu kenaikan asam lambung. Selain itu, tubuh yang kekurangan asupan makanan dan cairan juga bisa mengalami penurunan energi sehingga menyebabkan sakit kepala, pusing, bahkan rasa melayang atau hampir pingsan.
BACA JUGA:Manfaat Buah Markisa Untuk Kesehatan Jantung, Mengurangi Kadar Kolesterol
BACA JUGA:Banyak yang Belum Tau, Ternyata Ini Trik Agar Menggoreng Tahu Tidak Banyak Minyak
Cara Mencegah Asam Lambung Naik
Agar gejala tidak semakin parah, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko asam lambung kambuh:
Hindari langsung berbaring setelah selesai makan.
Konsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
Kunyah makanan secara perlahan hingga benar-benar halus.
Batasi makanan berlemak, makanan asam, minuman berkafein, beralkohol, dan minuman bersoda yang dapat memicu kenaikan asam lambung.