Tahap ini membantu melonggarkan kotoran dan mengurangi bau yang menempel pada serat kain.
2. Beri perhatian khusus pada noda membandel
Setelah proses perendaman selesai, periksa kembali permukaan kain. Jika masih terdapat noda, tuangkan sedikit deterjen cair pada bagian tersebut.
Gosok secara perlahan agar noda terangkat tanpa merusak serat kain. Setelah itu, diamkan selama kurang lebih 15 menit hingga satu jam sebelum masuk ke tahap pencucian.
3. Tambahkan soda kue ketika mencuci
Masukkan lap ke dalam mesin cuci bersama deterjen. Tambahkan sekitar setengah cangkir soda kue, kemudian pilih siklus pencucian dengan air panas apabila jenis kain memungkinkan.
Sebaiknya pastikan noda sudah benar-benar hilang sebelum lap dikeringkan. Suhu panas dari proses pengeringan dapat membuat noda tertentu justru semakin sulit dihilangkan.
4. Jangan menggunakan pelembut kain
Pelembut pakaian sebaiknya tidak digunakan untuk mencuci lap dapur. Lap harus memiliki kemampuan menyerap air dengan baik, sedangkan sisa bahan pelembut yang tertinggal pada serat kain dapat mengurangi daya serapnya.
BACA JUGA:Anti Lelah di Jalan! 8 Tips Berkendara Aman untuk Mudik Lebaran
BACA JUGA:Jangan Sampai Anda Lewatkan, Ini 4 Tips Sehat Jaga Daya Tubuh Saat Malam Tahun Baru
Setelah dicuci, keringkan lap hingga benar-benar tidak lagi lembap sebelum disimpan atau digunakan kembali.
Penting diperhatikan: Jangan pernah mencampurkan cuka dengan pemutih. Jika memilih menggunakan pemutih, ikuti petunjuk dan takaran yang tercantum pada kemasan serta hindari mencampurnya dengan produk pembersih lainnya.
Kebiasaan Sederhana agar Lap Dapur Tidak Cepat Kotor
Membersihkan lap secara menyeluruh memang penting, tetapi cara menggunakannya sehari-hari juga menentukan seberapa lama kain tetap bersih.
Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu menjaga kondisi lap dapur: