Penyimpanan stylus juga dibuat praktis karena tersedia slot terintegrasi pada aksesori keyboard. Dukungan mouse dan perangkat tambahan lainnya semakin memperkuat fungsi MatePad Pro Max sebagai perangkat kerja mobile.
Dengan kombinasi layar besar, keyboard, mouse, dan stylus, tablet ini dapat digunakan untuk berbagai skenario, mulai dari pekerjaan kantoran hingga aktivitas kreatif.
Performa Mengandalkan Kirin T93 Pro
Untuk sektor dapur pacu, MatePad Pro Max menggunakan chipset Kirin T93 Pro pada model flagship. Huawei memadukannya dengan HarmonyOS serta sejumlah fitur yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas.
Di pasar global, konfigurasi perangkat tersedia hingga RAM 20 GB dengan penyimpanan internal 1 TB pada model tertentu. Namun, konsumen Indonesia mendapatkan pilihan RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB atau 512 GB.
Huawei juga memberikan perhatian besar pada sisi perangkat lunak. MatePad Pro Max mendukung pengalaman PC-level WPS Office yang dilengkapi fitur berbasis AI untuk membantu pekerjaan seperti mengolah dokumen, membuat presentasi, maupun mengelola spreadsheet.
BACA JUGA:Huawei Nova 14 Pro Usung Kamera Flagship ala Pura, Andalkan Ultra-Chroma dan Selfie Zoom 5x
BACA JUGA:Huawei Band 11 Series Resmi Hadir di Indonesia: Smartband Ringan dengan Fitur Mirip Smartwatch
Kemampuan multitasking juga menjadi bagian penting.
Pengguna dapat membuka dan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien tanpa terus-menerus berpindah perangkat.
Baterai 10.400 mAh dan Pengisian 66 W
Untuk menopang layar besar dan penggunaan produktif dalam waktu lama, Huawei membekali MatePad Pro Max dengan baterai berkapasitas 10.400 mAh.
Pengisian cepatnya mendukung daya hingga 66 W. Tablet ini juga memiliki kemampuan reverse charging melalui kabel dengan daya hingga 40 W.
Kapasitas baterai tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja secara mobile.
Tablet dapat digunakan untuk rapat, mengedit dokumen, membuat konten, atau menjalankan aktivitas lain tanpa terlalu bergantung pada sumber listrik.
Menariknya, kemampuan tersebut hadir dalam perangkat dengan ketebalan hanya 4,7 mm. Jadi, pengguna tidak harus membawa tablet berukuran besar yang identik dengan bobot berat.