Hadapi Musim Kemarau, Begini Cara Menghemat Air agar Tak Cepat Habis

Sabtu 22-08-2026,12:23 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Rosdiana

Mandi menjadi salah satu aktivitas rumah tangga yang cukup banyak menggunakan air. Karena itu, durasi mandi sebaiknya tidak terlalu lama.

Penggunaan ember dan gayung dapat menjadi pilihan untuk mengontrol volume air.

Sementara bagi yang menggunakan shower, usahakan tidak membiarkannya terus mengalir ketika sedang menggunakan sabun atau sampo.

Mandi dalam waktu sekitar tiga sampai lima menit juga dapat membantu menekan konsumsi air harian.

BACA JUGA:5 Manfaat Air Rebusan Serai untuk Kesehatan, Tak Hanya Menambah Aroma Masakan

BACA JUGA:Perumda Tirta Raja Siaga 24 Jam, Siapkan Armada Tangki Air Hadapi Karhutla di OKU

3. Tutup Keran Setelah Selesai Digunakan

Kebiasaan kecil seperti membiarkan keran terbuka ketika menggosok gigi, mencuci wajah, mencuci tangan, atau membersihkan peralatan makan dapat membuat air terbuang percuma.

Biasakan menutup keran ketika air tidak sedang dibutuhkan

. Langkah sederhana ini, jika dilakukan secara rutin oleh seluruh anggota keluarga, dapat membantu mengurangi pemakaian air setiap hari.

4. Sediakan Persediaan Air untuk Kebutuhan Darurat

Ketika memasuki musim kemarau, menyiapkan cadangan air bisa menjadi langkah antisipasi apabila pasokan berkurang.

BACA JUGA:Air Bersih untuk Klamono: Inovasi Pertamina Drilling yang Mengubah Kehidupan Warga

BACA JUGA:Pipa Transmisi 500 Mm Pecah, Distribusi Air Perumda Tirta Prabujaya Terganggu hingga 2 Hari

Air bersih dapat disimpan dalam wadah yang higienis, tertutup, dan aman.

Selain itu, ketika hujan turun, air hujan dapat ditampung untuk kebutuhan yang tidak berkaitan dengan konsumsi, seperti menyiram tanaman, mencuci halaman, atau membersihkan area luar rumah.

Kategori :