Sebelum disemai, benih dapat diberi perlakuan sesuai petunjuk pada kemasan atau rekomendasi penyedia benih.
Setelah mulai berkecambah, bibit perlu mendapatkan tempat dengan pencahayaan dan kelembapan yang sesuai.
Bibit yang telah cukup kuat kemudian dipindahkan secara hati-hati ke dalam polybag yang sudah berisi media tanam.
BACA JUGA:Tanaman Rempah di Pot Bisa Tumbuh Lebat, Ini 5 Rahasia Perawatannya
BACA JUGA:Cuma Pakai 2 Ampas Dapur, Tanaman Cabai Bisa Tumbuh Subur dan Rajin Berbuah
3. Lakukan Perawatan Secara Rutin
Perawatan menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan tanaman melon yang sehat.
Tanaman dapat diberi ajir atau penyangga agar batang dan sulurnya dapat tumbuh lebih teratur.
Penyiraman dilakukan secara rutin dengan memperhatikan kondisi media. Hindari memberikan air secara berlebihan karena genangan dapat mengganggu pertumbuhan akar.
Area sekitar tanaman juga perlu dibersihkan dari gulma.
Selain itu, pemangkasan tunas atau bagian tanaman tertentu dapat dilakukan untuk membantu mengarahkan pertumbuhan sehingga nutrisi tanaman lebih optimal untuk pembentukan buah.
Pemupukan susulan diberikan secara berkala menggunakan pupuk yang sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman dan dosis yang dianjurkan.
BACA JUGA:Tanaman Rempah di Pot Bisa Tumbuh Lebat, Ini 5 Rahasia Perawatannya
BACA JUGA:Kemarau Panjang Melanda Prabumulih, Warga Mulai Kesulitan Air Bersih
4. Perhatikan Waktu Panen
Melon umumnya dapat dipanen sekitar 80 hingga 100 hari setelah tanam, meski waktunya dapat berbeda berdasarkan varietas dan kondisi budidaya.