Jenis kelengkeng yang diperbanyak secara vegetatif umumnya dapat memasuki masa produktif lebih cepat dibandingkan tanaman yang berasal dari biji.
BACA JUGA:8 Tanaman Hias Pembersih Udara yang Wajib Ada di Rumah
BACA JUGA:Cuma Pakai 2 Ampas Dapur, Tanaman Cabai Bisa Tumbuh Subur dan Rajin Berbuah
Dengan kondisi tumbuh dan perawatan yang sesuai, pohon kelengkeng dapat mulai menghasilkan buah sekitar tiga hingga empat tahun setelah ditanam.
Meski demikian, waktu pembungaan dan produksi buah tidak hanya bergantung pada usia tanaman. Faktor lingkungan, termasuk kondisi cuaca, juga dapat memberikan pengaruh.
Periode kering dan suhu tertentu dapat membantu merangsang tanaman memasuki fase pembungaan.
Atur Penyiraman, Terutama Saat Berbuah
Tanaman kelengkeng yang masih dalam tahap pertumbuhan membutuhkan pasokan air secara teratur.
Penyiraman membantu menjaga perkembangan akar dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Ketika memasuki fase berbunga hingga pembentukan buah, kebutuhan air juga perlu diperhatikan. Penyiraman dapat dilakukan sesuai kondisi tanah dan cuaca.
BACA JUGA:8 Tanaman Hias Pembersih Udara yang Wajib Ada di Rumah
BACA JUGA:8 Tanaman Hias Pembersih Udara yang Wajib Ada di Rumah
Walaupun tanaman yang sudah dewasa relatif mampu menghadapi kondisi kering, kelengkeng tetap tidak cocok berada di tanah yang selalu basah.
Karena itu, pastikan air dapat mengalir keluar dengan baik setelah penyiraman maupun hujan.
Pangkas Cabang agar Pohon Tidak Terlalu Tinggi
Pemangkasan merupakan salah satu perawatan yang penting jika kelengkeng ditanam di pekarangan rumah.