“Warga kami minta memangkas dahan pohon yang berisiko tumbang, khususnya yang berada dekat dengan rumah,” imbaunya.
Warga yang berada di luar rumah juga diminta tidak memaksakan diri untuk tetap beraktivitas ketika angin kencang mulai bertiup. Masyarakat sebaiknya segera menuju lokasi yang lebih terlindung demi menghindari risiko tertimpa pohon atau material bangunan.
Selain ancaman angin kencang, Yuniarti turut mengingatkan masyarakat mengenai kondisi kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Prabumulih. Ia mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas, terutama ketika berada di luar ruangan.
“Karena kabut asap masih ada, kami mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker. Apalagi kawasan yang terbuka tanpa banyak penghalang biasanya membuat hembusan angin lebih mudah langsung mengenai rumah warga,” pungkasnya.