Selain itu, kondisi sekitar kolam seperti suhu, drainase, serta paparan sinar matahari juga perlu diperhatikan.
Lokasi yang mudah dijangkau akan mempermudah kegiatan pemberian pakan dan pemeriksaan ikan setiap hari.
3. Buat Kolam yang Mudah Dikelola
Kolam tidak hanya berfungsi sebagai tempat hidup ikan, tetapi juga harus memudahkan proses perawatan.
Pastikan konstruksi kolam memungkinkan air masuk dan keluar dengan baik sehingga pengelolaan kualitas air dapat dilakukan secara rutin.
Sistem pembuangan yang baik juga diperlukan untuk membantu mengurangi penumpukan kotoran dan sisa pakan di dalam kolam.
4. Pilih Benih Lele yang Sehat
Kualitas benih sangat menentukan perkembangan ikan selama masa pemeliharaan.
Pilih benih dari sumber yang terpercaya dengan kondisi fisik sehat, aktif bergerak, ukuran relatif seragam, serta tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.
BACA JUGA:Anti Lelah di Jalan! 8 Tips Berkendara Aman untuk Mudik Lebaran
BACA JUGA:Tips Cerdas Menggunakan Kartu Kredit BRI Tanpa Khawatir Penipuan
Benih yang berkualitas memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh secara optimal dan membantu menekan tingkat kematian selama proses pembesaran.
5. Atur Pemberian Pakan
Pakan menjadi salah satu komponen biaya terbesar dalam budidaya lele sehingga penggunaannya perlu dikelola secara efisien. Berikan pakan sesuai ukuran dan fase pertumbuhan ikan.
Jumlah pakan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ikan. Pemberian secara berlebihan dapat menyebabkan sisa pakan menumpuk dan berpotensi menurunkan kualitas air kolam.
6. Rawat Kolam Secara Rutin