2. Letakkan daun salam di sudut rumah
Daun salam tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan. Aromanya yang khas juga kerap dimanfaatkan sebagai salah satu cara tradisional untuk menjauhkan kecoak.
Beberapa lembar daun salam kering dapat diremas atau dihancurkan terlebih dahulu agar aromanya lebih mudah keluar. Setelah itu, letakkan di tempat yang sering menjadi persembunyian kecoak.
Misalnya di dalam laci, sudut lemari dapur, atau area sekitar tempat sampah. Daun sebaiknya diganti ketika aromanya mulai berkurang.
BACA JUGA:Pipa Stainless Steel: Jenis, Keunggulan, dan Tips Memilih yang Tepat untuk Industri
BACA JUGA:Jangan Sampai Anda Lewatkan, Ini 4 Tips Sehat Jaga Daya Tubuh Saat Malam Tahun Baru
3. Bersihkan area rumah menggunakan cuka putih
Cuka putih dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk membersihkan permukaan rumah. Aroma asamnya yang cukup kuat juga dapat membantu membuat area tertentu kurang disukai kecoak.
Campurkan cuka putih dan air dalam jumlah yang sama. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan meja dapur, wastafel, maupun permukaan lain yang sering dilewati kecoak.
Selain membantu menjaga kebersihan, membersihkan area secara rutin juga dapat mengurangi sisa makanan atau kotoran yang berpotensi menarik hama.
4. Coba perangkap gula dan baking soda
Gula dapat digunakan sebagai bahan pemancing karena kecoak tertarik pada sumber makanan. Sementara itu, baking soda kerap digunakan dalam campuran perangkap sederhana untuk kecoak.
Cara membuatnya cukup mudah. Campurkan gula pasir dan baking soda dengan takaran yang sama, kemudian tempatkan campuran tersebut pada wadah dangkal.
Letakkan wadah di lokasi yang sering dilewati kecoak, seperti bagian bawah wastafel atau area belakang peralatan dapur.
Perlu diperhatikan, metode ini sebaiknya ditempatkan di lokasi yang tidak dapat dijangkau anak-anak maupun hewan peliharaan.
5. Gunakan catnip dalam kantong kecil