Bukan Cuma Bikin Lemas, Ini Risiko Sering Melewatkan Sarapan

Jumat 09-10-2026,10:30 WIB
Reporter : Erna
Editor : Rosdiana

PRABUMULIHPOS.CO - Kesibukan pada pagi hari kerap membuat seseorang terburu-buru hingga tidak sempat menyantap sarapan.

Padahal, makan pagi menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan energi setelah tubuh tidak mendapatkan asupan selama tidur malam.

Jika kebiasaan melewatkan sarapan dilakukan berulang kali, kondisi tersebut dapat memengaruhi stamina dan kemampuan tubuh menjalani aktivitas.

Tanpa asupan makanan di pagi hari, tubuh harus menggunakan cadangan energi untuk menunjang berbagai kegiatan.

Kondisi ini pada sebagian orang dapat menimbulkan rasa lapar, tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, serta menurunkan kemampuan menjalankan pekerjaan secara optimal.

BACA JUGA:Daun Ubi Jalar Kaya Nutrisi, Benarkah Bisa Membantu Keluhan Asam Urat?

BACA JUGA:37,4 Persen Penduduk Indonesia Kurang Aktivitas Fisik, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Tidak hanya berkaitan dengan energi, pola makan yang tidak teratur juga dapat memengaruhi kondisi metabolisme.

Mengutip eatright.org, melewatkan sarapan dikaitkan dengan sejumlah dampak, termasuk meningkatnya rasa stres dan munculnya keluhan pada sistem pencernaan.

Ketika perut kosong, lambung tetap menghasilkan asam sehingga pada kondisi tertentu dapat memperburuk rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Kebiasaan tersebut juga perlu diperhatikan jika berlangsung dalam jangka panjang.

Sejumlah penelitian mengaitkan pola makan yang tidak teratur dengan berbagai faktor risiko kesehatan, termasuk masalah kardiovaskular dan sindrom metabolik.

BACA JUGA:Mengapa Badan Terasa Pegal dan Nyeri Saat Demam? Ini Penjelasannya

BACA JUGA:5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Bisa Memicu Sembelit

Kondisi seperti tekanan darah serta kadar kolesterol yang tidak terkontrol juga dapat berkaitan dengan pola hidup dan pola makan secara keseluruhan.

Kategori :